Tujuan Iklan bagian ke Empat

Dikala lemotnya loding tersirat keinginan untuk melanjutkan postingan Marketing dalam BERITA'ku untuk menyambung postingan sebelumnya. Pastikan bahwa anda sudah menyimak Tujuan Iklan bagian Pertama, Tujuan Iklan bagian Kedua, Tujuan Iklan bagian keTiga sebelum menyimak Tujuan Iklan bagian KeEmpat ini. Langsung saja, Selain tujuan-tujuan diatas, penggunaan tujuan iklan juga dapat dikelompokan menjadikan tujuan langsung dan tujuan tidak langsung.

Tujuan Langsung
Tujuan langsung adalah tujuan yang mencari respon perilaku dari khalayak. Respon perilaku dari penerima iklan mencakup tindakan-tindakan seperti pembelian produk yang diiklankan. Tujuan langsung bisa diterapkan ketika maksud periklanan adalah untuk menumbuhkan inisiatif perilaku atau tindakan tertentu. Contoh bentuk periklanan langsung adalah :

1. Periklanan oleh peritel yang dengan memajang produk secara langsung, sehingga menarik perhatian khalayak.

2. Periklanan respon langsung. Sebagian besar iklan dirancang untuk membangkitkan tindakan yang segera. Keadaan seperti ini merupakan keadaan yang sempurna untuk menyusun tingkat volume penjualan yang terencana sebagai tujuan iklan.

3. Iklan promosi-penjualan. Bentuk periklanan dipadukan dengan promosi penjualan yang dapat berupa kupon, kontes, dll yang diharapkan akan menghasilkan tindakan secepatnya dari pembeli, yang kemudian diukur dengan jumlah kupon yang dikirim kembali atau jumlah kontestan.

4. Iklan bisnis ke bisnis. Bisnis yang memasarkan produk mereka untuk bisnis lainnya, bukan sekadar pada konsumen akhir. Tujuannya menciptakan prospek bagi salesman.


Tujuan tidak langsung

Ditujukan pada respon praprilaku atau dengan kata lain mencapai hasil-hasil komunikasi yang mendahului perilaku. Tujuan tidak langsung atau komunikasi lebih memungkinkan bisa diterapkan dalam segala situasi periklanan lainnya, dibandingkan dengan tujuan langsung. Hal ini khususnya dilakukan oleh para pengiklan nasional, berlawanan dengan pengiklan lokal.

Kriteria Tujuan Periklanan yang Baik
1.Mencakup suatu pernyataan yang pasti tentang siapa (who), apa (what), dan kapan (when).
2. Kuantitatif dan dapat diukur
3. Menyatakan jumlah/besarnya perubahan yang diinginkan.
4. Realistis
5. Konsisten secara internal
6. Jelas dan tertulis

Contoh penetapan tujuan Periklanan dan cara promosi yang digunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan:

1. Membangun kesadaran merek audien bisa menggunakan pengulangan pesan dengan media majalah, TV, Radio.

2. Membangun ketertarikan atas merek audien dengan cara memberikan informasi mengenai keunggulan produk dan keuntungan menggunakan produk tersebut.

3. Menciptakan perasaan positif terhadap merek dengan cara memberikan informasi sedetail mungkin untuk menghilangkan rasa kawatir para konsumen

4. Mendorong pembelian sekarang dan pembelian ulang dengan cara manggunakan sampel dan kupon.

5. Membangun dan memelihara regular penggunaan merek dengan cara menggunakan reinforcement advertising, kupon dan promotions.

Jika tujuan-tujuan diatas terpenuhi atau berhasil tentunya keuntungan usaha bisnis yang kita jalankan sudah akan mendapat keuntungan yang lebih, sehingga akan lebih mudah untuk berkembang.

Udahan dulu deh, lomotnya gak nguatin...

ciak...desing....jrootzzzz....

salam hormat dariku,

wong_anTeng

Comments

Baca Juga

Kissing Bugs di Indonesia Apakah Berbahaya?

PEMASARAN LANGSUNG (DIRECT MARKETING)

Tugas Account Executive/AE

Simple Tapi Tetep Produktif & Kreatif Dengan Yang Ringan Nan Tahan Lama Seperti ASUS Eeebook E202!

Mata Uang Termahal Di Dunia