Tujuan Iklan bagian Kedua

Keasyikan posting hot news alias Gosip Artis "vidio mesum Aril dan luna maya" dan juga "vidio mesum aril dan cut tari" membuat Dunia Marketing dalam BERITA'KU terlupakan. mumpung ingat kini saatnya menyambung dunia Marketing dalam BERITA'KU. Sebelumnya pada dulu kala telah mengulas Tujuan Iklan bagian pertama. Sehingga Pada kesempatan kali ini sambung menyambung yang sudah ada, saya tampilkan Tujuan Iklan Bagian Kedua. Iklan memang bukan satu-satunya alat yang dapat digunakan untuk melaksanakan pemasaran dan dapat memberikan dampak peningkatan penampilan jangka panjang, meskipun demikian iklan merupakan salah satu kegiatan yang efektif dalam menunjang aktivitas pemasaran. Apakah tujuan dari iklan itu? Secara umum ada beberapa tujuan iklan yaitu:

1.Menciptakan pengenalan merek / produk / perusahaan
Melalui periklanan seorang pemilik usaha bisa memperkenalkan merek/produk/usaha bisnis, misalnya anda baru saja mendirikan sebuah warung makan baru dengan nama “ANEKA TAHU” yang menyediakan berbagai macam makanan dengan bahan utama dari tahu. Dengan mengiklankan usaha warung makan tersebut berarti anda telah mengenalkan merek usaha baru anda dengan nama “ANEKA TAHU” dengan produk berbagai macam makanan dengan bahan utama dari tahu.

2.Memposisikan produk dimata konsumen
Dengan mengiklankan produk barang/jasa itu berarti merupakan sebuah usaha memposisikan barang/jasa dibenak para konsumen. Tujuan mengiklankan barang/jasa tidak lain agar produk yang dijual masuk dalam posisi utama dibenak konsumen, sehingga mereka bisa menjadi pelanggan yang setia. Contonya dengan mengiklankan warung “ANEKA TAHU” maka orang-orang yang melihat iklan tersebut berarti telah mengenal dan sempat memasukan “ANEKA TAHU” dalam database pikiran mereka.

3.Mendorong konsumen untuk mencoba barang/jas yang ditawarkan
Iklan yang bagus adalah iklan yang menarik sehingga membuat orang yang melihat jadi penasaran untuk mencoba apa yang ditawarkan dalam iklan tersebut. Misalnya jika anda mengiklankan usaha “ANEKA TAHU” maka bikinlah yang menarik agar orang yang melihat iklan tersebut terdorong untuk mencoba membeli produk diwarung “ANEKA TAHU”.

4.Mendukung terjadinya pembelian ulang
Sebuah iklan juga dimaksudkan untuk mendorong konsumen melakukan pembelian ulang. Seandainya sudah ada konsumen yang pernah membeli produk yang dijual maka dengan adanya iklan diharapkan bisa mengingatkan para konsumen atas keberadaan barang/jasa yang dijual tersebut sehingga mendorong konsumen untuk melakukan pembelian ulang. Misalnya jika warung “ANEKA TAHU”nya sudah berjalan kian waktu maka dengan adanya iklan bisa mengingatkan konsumen kembali akan produk dari warung “ANEKA TAHU”, kalau sudah ingat kemungkinan mereka akan terdorong untuk membeli kembali.

5.Membina loyalitas pelanggan
Salah satu harapan yang ingin dicapai setelah mengiklankan produk adalah membina loyalitas atau kesetiaan konsumen terhadap produk yang diiklankan. Dengan adanya iklan secara tidak langsung mampu mengingatkan konsumen atas keberadaan produk yang diiklankan itu dan bisa saja produk itu mampu menempati posisi yang bagus dibenak para konsumen sehingga mereka bisa menjadi pelanggan setia. Misalnya, dengan mengiklankan “ANEKA TAHU” itu berarti anda telah mencoba membina loyalitas konsumen atau kesetiaan konsumen agar tetap menggunakan produk yang dijual di “ANEKA TAHU”. Dengan iklan tersebut anda telah mengingatkan para konsumen atas keberadaan “ANEKA TAHU, sehingga para konsumen senantiasa terdorong untuk mengonsumsi produk dari “ANEKA TAHU”.

6.Menginformasikan barang/jasa baru dan keistimewaannya
Iklan juga bisa digunakan untuk menginformasikan produk baru dengan menjelaskan keunggulan dan keistimewaan dari barang bari tersebut. Misalnya, di warung “ANEKA TAHU” kini menjual makanan baru yaitu “TAHU GULUNG AYAM” dengan paduan Tahu dan ayam dibalut dengan daun singkong dengan rasa khas dan istimewa. Anda bisa menginformsikan menu baru itu kepada konsumen dengan cara mengiklankanya dengan selembar brosur yang penuh daya tarik.

7.Meningkatkan citra
Sebuah produk yang diiklankan kemungkinan kenaikan citranya lebih besar dari pada tidak diiklankan sama sekali. Jadi agar produk dari usaha kita bisa naik nilai citranya dimata konsumen maka ada baiknya diiklankan. Sebagaian besar konsumen Indonesia akan merasa bangga mengonsumsi produk-produk yang terkenal atau paling tidak yang pernah mereka lihat dari iklan atau dengar dari orang lain. Misalnya, dengan mengiklankan warung “ANEKA TAHU” maka diharapkan bisa menaikan citra dimata konsumen bahwa warung itu memang warung yang berkualitas.

Tujuan Iklan bagian kedua Udahan dula deh, sambung lagi di Tujuan Iklan bagian selanjutanya dilain postingan.

ciak...desing....jrootzzzz....

salam hormat dariku,

wong_anTeng

Comments

Baca Juga

PEMASARAN LANGSUNG (DIRECT MARKETING)

Tugas Account Executive/AE

Kissing Bugs di Indonesia Apakah Berbahaya?

Siswa SD Joget Seronok, Guru Justru Tertawa Seolah Terhibur!

Belajar Menggunakan Google Plus/Google+