Tujuan Iklan bagian Ketiga

Kembali lagi ke Dunia Marketing dalam BERITA'Ku, masih dalam ranah TUJUAN IKLAN, dimana pembahasan ini adalah kelanjutan dari TUJUAN IKLAN bagian Kedua, ini adalah TUJUAN IKLAN bagian Ketiga. Jadi untuk rangkaian lengkapnya lihat dulu Tujuan Iklan bagian pertama, Tujuan Iklan bagian Kedua, dan kemudian baru yang Tujuan Iklan bagian ke tiga ini. Langsung saja dah, Penetapan tujuan periklanan harus berdasarkan pasar sasaran, penentuan posisi pasar dan bauran pemasaran dan juga untuk meningkatakan penjualan yang menguntungkan perusahaan. Setelah pasar sasaran, strategi penentuan posisi dan bauran pemasaran jelas, baru menetapkan tujuan periklanan. Jika dilihat berdasarkan sasaranya, periklanan memiliki tujuan sebagai berikut:

1.Iklan Informatif
Iklan informatif merupakan iklan yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang produk kepada para konsumen. Iklan informatif adalah iklan untuk membentuk permintaan pertama dengan memberitahukan kepada pasar tentang adanya produk baru, menjelaskan kegunaan produk tersebut, menjelaskan cara kerja suatu produk, menjelaskan pelayanan yang tersedia, mengoreksi kesan yang salah, mengurangi kecemasan pembeli, membangun citra perusahaan, dan juga menginformasikan harganya. Iklan informatif hendaknya memberikan informasi sejelas-jelasnya untuk memudahkan konsumen dalam mempelajari mengenai produk yang ditawarkan dan biasanya iklan informatif ini perlu dilakukan diawal-awal peluncuran produk.

2.Iklan Pembujuk

Iklan persuasif bertujuan untuk membentuk permintaan selektif atas suatu merek tertentu. Iklan untuk membujuk ini biasanya dilakukan dalam tahap kompetitif/bersaing. Tujuannya adalah membentuk permintaan selektif tidak langsung dengan memberikan informasi tentang kelebihan produk yang dikemas sedemikian rupa sehingga menimbulkan perasaan menyenangkan yang akan mengubah pikiran, tidak hanya mampu mendorong atau mempengaruhi perilaku pembelian konsumen tetapi juga memfasilitasi proses pembelian, misalnya memberikan layanan jasa antar, pembayaran kredit dan lain sebagainya disesuaikan dengan usaha yang dijalankan. Pada umumnya iklan yang bersifat persuasif ini digunakan untuk usaha bisnis yang sudah memasuki tahap pertumbuhan (growth stage).

Dengan iklan persuasif ini diharapkan bisa membentuk prefensi merek, mendorong alih merek, mengubah persepsi pembeli tentang atibut produk, membujuk pembeli agar membeli sekarang, membujuk agar membeli lagi diwaktu yang akan datang, dan mendorong agar konsumen tetap menggunakan produk yang diiklankan. Dalam hal iklan berfungsi sebagai pembujuk (persuasif) untuk meyakinkan konsumen bahwa produk mereka benar-benar berbeda atau bahkan lebih baik dibandingkan produk pesaing. Aktifitas iklan yang berhasil dapat membantu perusahaan untuk mencapai dan mempertahankan “market power” (kekuasaan pasar).

3.Iklan Pengingat

Iklan pengingat sudah pasti ditujukan untuk mengingatkan suatu produk yang sudah mapan. Hal-hal yang biasanya perlu diingatkan antara lain mengemukakan bahwa produk yang ditawarkan memang dibutuhkan konsumen, mengingatkan dimana tempat membelinya, mengingatkan agar konsumen tetap menggunakanya, membuat pembeli tetap ingat produk itu walau tidak dalam sedang musimnya, dan mempertahankan kesadaran puncak.. Dengan iklan pengingat maka produk kita tidak akan terlupakan dari pikiran konsumen dan kemungkinan pembelian atau pemakaian ulang lebih besar.

4.Iklan Penambah Nilai

Iklan penambah nilai ini bertujuan untuk meningkatkan nilai merek dalam persepsi konsumen dengan melakukan inovasi, perbaikan kualitas, dan penguatan persepsi konsumen. Iklan yang bagus dan efektif akan menjadikan produk yang diiklankan dipandang lebih elegan, bergaya, lebih unggul dalam persaingan dan lebih meyakinkan konsumen. Dengan demikian sebuah iklan juga bisa menambah citra perusahaan ataupun merek dan produk yang bisa menambah kepercayaan konsumen.

5.Iklan Bantuan Aktivitas lain

Iklan ini bertujuan untuk memantau dan memfasilitasi usaha lain dalam proses komunikasi pemasaran. Dalam iklan bantuan aktivitas lain ini berarti ada lebih dari satu aktivitas yang saling mendukung dalam rangka mengiklankan produk. misalnya iklan membantu dalam pelepasan promosi penjualan (kupon), membantu wiraniaga (perkenalan produk), menyempurnakan hasil komunikasi pemasaran yang lain (konsumen dapat mengidentifikasi paket produk di toko, mengenal nilai produk lebih mudah setelah melihat iklan dan memperkenalkan alamat situs web).. Dengan demikian konsumen dapat mengidentifikasi produk dan mengenal nilai produk setelah melihat iklan. Contoh iklan bantuan aktivitas lain bisa dilihat pada gambar 5, iklan ini menampilkan produk dengan lengkap sehingga konsumen bisa mengenali produk meski tanpa penjelasan tenaga penjual, selain itu dalam iklan tersebut juga terdapat alamat kantor serta alamat webnya, konsumen bisa melihat sendiri secara online.


Selain tujuan-tujuan diatas, penggunaan tujuan iklan juga dapat dikelompokan menjadikan tujuan langsung dan tujuan tidak langsung. Simak saja di Dunia Marketing dalam BERITA'KU berikutnya.


ciak...desing....jrootzzzz....

salam hormat dariku,

wong_anTeng

Related Posts

Tujuan Iklan bagian Ketiga
4/ 5
Oleh

Silakan Berkomentar di Blognya Mbak Widha (BMW), Agar komentarnya rapi mohon usahakan komentar menggunakan NAMA anda, hindari pemakaian nama aneh-aneh entah judul postingan blog atau produk jualan misal "obat anu apa gitu"