Pameran Foto Jogja Kota Revolusi, Jembatan Emas Bangsa Indonesia

YOGYA (KRjogja.com) - Banyaknya generasi penerus saat ini yang tidak mengenal sejarah terutama tokoh-tokoh yang melahirkan bangsa ini,menjadi latar belakang digelarnya pameran foto peristiwa bertajuk "Jogja Kota Revolusi" dari 18 Agustus-19 September 2010 mendatang di Jogja Galeri, Jalan Perkapalan Yogyakarta. Pameran ini diharapkan menjadi jembatan emas untuk menjembatani generasi penerus agar dapat memahami sejarah bangsa Indonesia.

"Jogja Kota Revolusi merupakan fakta sejarah yang menempati posisi strategis dalam menegakkan kedaulatan Negara Prokalamsi 17 Agustus 1945. Sikap Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang berdiri tegak bersama Republik Indonesia dan menjadi bagian tak terpisahkan yang dibuktikan dengan sokongan terhadap Pemerintah Republik ketika hijrah di bumi Mataram ini," ungkap Ketua Umum Yayasan Bung Karno (YBK), Guruh Sukarnoputra saat membuka pameran ini, Rabu malam (18/8).

Guruh mengatakan peristiwa-peristiwa bersejarah terjadi silih berganti yang pada akhirnya melalui perjuangan diplomasi dan militer hingga lahirlah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Mari kita kenang perjalanan sejarah itu sebagai hikmah melalui pameran foto peristiwa, pemutaran film dokumenyet dan benda kenangan dalam pameran ini," ujarnya

Lebih lanjut Guruh mengatakan generasi muda yang lahir setelah tahun 1960-an sudah tidak tahu tentang Indonesia dan Keindonesiaannya secara benar dan utuh. Apalagi anak-anak sekarang sudah tidak mengenali dan tidak tahu siapa Bung Karno dan Bung Hatta, padahal Bung Karno selalu berpesan jangan sekali-kali kita meninggalkan sejarah. Untuk itu perlu generasi muda perlu diingatkan kembali tetang sejarah bangsa salah satunya melalui pameran ini.

"Yogyakarta sebagai kota yang membawa semangat kemerdekaan sebagai jembatan emas diharapkan juga dapat membantu mengingatkan sejarah sebagai inspirasi untuk mengajak generasi pemerus untuk memahami sejarah bangsa Indonesia," katanya.

Sementara itu salah satu kurator pameran ini, Dr. dr. Rushdy Hoesein, M.Hum mengatkan selama enam tahun mencemaskan dalam kurun waktu tersebut, tidak saja terekam melalui pena sejarah, lukisan cahaya para patriot, watawan foto pun mengabadikan setiap jengkal peristiwa yang menentukan masa depan kita, sebagai bangsa merdeka dan berdaulat.

"Pada kesempatan ini, jepretan lukisan cahaya itu kami hadirkan kembali. Memang, tidak di atas ketas foto, melainkan memanfaatkan media kanvas. Jadia ada semacam kolaborasi antara dunia foto dan perabot seni lukis," ujarnya.

Melihat pameran, para pengunjung diajak ber'tawaf' epik sejarah perjuangan bangsa yang digelar dari hasil kerja sama antara Yayasan Bung Karno dan Jogja Gallery untuk kedua kalinya ini. Kerja sama yang pertama kalinya adalah Pameran dalam rangka 85 Tahun Fatmawati ‘Pergelaran Foto, Film Dokumenter & Benda Kenangan Fatmawati Sukarno’ yang digelar pada tahun 2008 dan berlangsung sukses.

Pameran ini memajang 91 foto, diantaranya 11 foto peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 dan pelbagai foto kenangan peristiwa 1945-1950 di Yogyakarta. Dari 11 foto peristiwa tersebut, ada 8 foto yang belum pernah terpublikasikan.. Selain film video dokumenter kompilasi dari tahun 1945-1949, juga akan dipamerkan patung Bung Karno, 3 baju masing-masing milik Bung Karno, Bung Hatta dan Muhammad Roem, 1 pasang sepatu dan peci Bung Karno, 1 pasang sepatu Bung Hatta, buku-buku dan benda kenangan lainnya. (Fir)



ciak...desing....jrootzzzz....

salam hormat dariku,

wong_anTeng

Pameran Foto Jogja Kota Revolusi, Jembatan Emas Bangsa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mbak Widha

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Berkomentar di Blognya Mbak Widha (BMW), Agar komentarnya rapi mohon usahakan komentar menggunakan NAMA anda, hindari pemakaian nama aneh-aneh entah judul postingan blog atau produk jualan misal "obat anu apa gitu"