Penumpang KA Berdiri Tak Boleh Lebihi 150 Persen

YOGYA (KRjogja.com) - Komisi V DPR mengingatkan PT Kereta Api harus memperlakukan penumpang kelas ekonomi secara manusiawi dengan memberikan pelayanan sama seperti penumpang kelas bisnis bahkan eksekutif.

"Kami mengingatkan agar penumpang kelas ekonomi juga diberlakukan sama seperti penumpang kereta kelas bisnis karena hampir 80 persen penumpang kereta api memilih kelas ekonomi," kata Ketua Komisi V DPR Yosep Umar saat melakukan inspeksi mendadak angkutan lebaran 2010 di Stasiun Besar Tugu Yogyakarta, Minggu malam (29/8).
Rombongan Komisi V DPR berjumlah 20 orang datang ke Stasiun Tugu Yogyakarta sekitar 18.00 WIB dipimpin Ketua Komisi V DPR Yosep Umar yang langsung diterima Kepala PT KA Daop VI Yogyakarta Noor Hamidi dan seluruh jajaran.

Menurut Yosep, dengan kondisi kereta api kelas ekonomi yang sangat memprihatinkan seperti saat lebaran maka ke depannya tidak boleh lagi ada toleransi penumpang berdiri di atas 150 hingga 200 persen karena tidak memanusiakan penumpang.

"Kalau ditoleransi penumpang berdiri hingga 200 persen itu sangat kasihan kepada penumpang, apalagi saat angkutan lebaran seperti ini. Jika nanti kereta api kelas ekonomi bisa melayani penumpang berdiri hanya 100 persen saja pada 2011 maka itu keberhasilan bagi PT KA," katanya. (Ant/Mdk)


salam hormat dariku,

wong_anTeng

Comments

Baca Juga

PEMASARAN LANGSUNG (DIRECT MARKETING)

Tugas Account Executive/AE

Kissing Bugs di Indonesia Apakah Berbahaya?

Siswa SD Joget Seronok, Guru Justru Tertawa Seolah Terhibur!

Belajar Menggunakan Google Plus/Google+