kabar gunung merapi 19 November 2010

Korban tewas akibat letusan merapi per 18 November 2010 kemarin adalah 189 orang. Hingga kini, RS Sarjito juga masih merawat 73 pasien korban letusan Merapi, 18 di antaranya menderita luka bakar. Kalau evakuasi hari ini menumukan korban lagi berarti jumlah korbannya akan bertambah lagi. Pada tanggal 18 November 2010 Kegempaan dari jam 00.00 sd 18.00 mlpti, GV: 45 X ,GLF: - . GMP: - ,GGR: 5 X , AP: 1 X jm 03.34 wib dgn intensitas kecil , GT: 1 X jm 17.00 di selatan Bantul , TREMOR: beruntun durasi. Hasil pemantauan di sismograf dari BPPTK termonitor kegempaan vulkanik masih fluktuatif namun cenderung ada penurunan. meskipun intensitas merapi menurun namun ancaman bahaya awan panas dan lahar dingin masih tinggi. kabar gunung merapi 19 November 2010, ‎pukul 10.40 WIB. Masih terlihat kepulan asap vulkanik dari puncak merapi dengan volume sedang mengarah ke atas. Arah angin masih ke arah barat dan barat daya dengan kecepatan normal. Menurunnya aktivitas Merapi membuat zona bahaya diturunkan. Namun status Merapi masih berada pada level 4 atau Awas. Hal ini disampaikan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono, Jumat (19/11). PVMBG menetapkan radius rawan bahaya letusan Gunung Merapi pada Jumat, yaitu untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer (km) untuk sisi timur Kali Boyong dan 10 km di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius rawan bahaya letusan Gunung Merapi di Kabupaten Sleman adalah 20 km. Sedangkan di Kabupaten Klaten masih tetap 10 km, Kabupaten Boyolali dari 10 km menjadi 5 km dan untuk Kabupaten Magelang dari 15km menjadi 10km.
Warga yang mengungsi hingga hari ini juga masih ribuan orang yang tersebar diberbagai pos pengungsian.

Berikut desa-desa yang kini berada dalam radius rawan bencana Gunung Merapi:
1. Sleman,Jogjakarta
* Kecamatan Cangkringan: Argomulyo, Glagahharjo, Kepuhharjo, Umbulharjo, Wukirsari
* Kecamatan Ngemplak: Sindumartani, Umbulmartani, Wedomartani
* Kecamatan Pakem: Candibinangun, Hargobinangun, Harjobinangun, Pakembinangun,Purwobinangun
* Kecamatan Turi: Girikerto, Wonokerto

2. Kabupaten Magelang
* Kecamatan Dukun: Kalibening, Keningar, Krinjing, Mangunsuko, Ngargomulyo, Paten, Sengi, Sewukan, Sumber
* Kecamatan Sawangan: Ketep, Kapuhan, Wonolelo
* Kecamatan Srumbung: Kaliurang, Kemiren, Mranggen, Ngablak, Ngargosoko, Tegalrandu.

3. Kabupaten Boyolali
* Kecamatan Cepogo: Genting, Jombong, Sukabumi, Wonodoyo
* Kecamatan Musuk: Cluntang, Dragan, Jenowo, Mriyan, Sangup
* Kecamatan Selo: Jrakah, Klakah, Lencoh, Samiran, Selo, Suroteleng, Tlogolele.

4. Kabupaten Klaten
* Kecamatan Kemalang: Balerante, Bumiharjo, Kendalsari, Panggang, Sidorejo, Tangkil, Tegalmulyo, Tlogowatu.

Meski Merapi masih dalam kondisi awas, namun Candi Borobudur sudah dikunjungi oleh para wisatawan sejak 16 November 2010. Borobudur memang candi yang paling parah terkena debu vulkanik akibat erupsi Merapi bila dibandingkan dengan Prambanan dan Ratu Boko.? Ketebalan debunya mencapai 3 cm. Oleh sebab itu candi ini sempat ditutup untuk umum. Namun tanggal 16 November 2010 sudah dibuka kembali

Sementara itu jembatan Anak Mbatang di Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, rontok dan hanyut diterjang banjir lahan dingin Gunung Merapi. Warga Desa Ngepos, Srubung, jadi kerepotan untuk ke kebun, sawah, dan kandang ternak. Kali Mbatang sebenarnya bukan sungai di jalur Merapi. Tapi karena sejumlah kali jalur lahar mendangkal, banjir lahar dingin pun meluber ke mana-mana. Selain kerepotan, warga sekarang juga takut beraktivitas di kawasan sekitar kali.

sumber: metronews,kr jogja,liputan 6

salam hormat dariku,
wong_anTeng

Comments

  1. allah lgi memberi saudara kta cobaan dan kta harus menerima nya dengan lapang dada.....?

    ReplyDelete

Post a Comment

Silakan Berkomentar di Blognya Mbak Widha (BMW), Agar komentarnya rapi mohon usahakan komentar menggunakan NAMA anda, hindari pemakaian nama aneh-aneh entah judul postingan blog atau produk jualan misal "obat anu apa gitu"