Home » , » Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 16 November

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 16 November

Berbeda dengan pemerintah yang menetapkan hari raya Idul Adha tanggal 17 November 210, Muhamadiyah menetapkah hati raya Idul Adha tanggal 16 November 2010. Berikut beritanya dari tempo interaktif. TEMPO Interaktif, Jakarta - Ormas Islam Muhammadiyah menetapkan hari Idul Adha jatuh pada hari Selasa, 16 November mendatang. Penetapan ini berbeda dengan tanggal yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rabu, 17 November.

"Pada tanggal 6 hilal (bulan baru) sudah muncul maka kami menetapkan 1 Dzulhijah pada hari Minggu dan Idul Adha 10 Dzulhijah pada hari Selasa 16 November," kata anggota sekretaris Majlis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, Ma'Rifat Iman saat sidang penentuan Idul Adha di kantor Kementerian Agama, Jakarta, hari ini (8/11).
Perbedaan itu antara lain disebabkan perbedaan sistem dan kriteria yang digunakan pemerintah dan Muhammadiyah dalam menentukan munculnya tanda pergantian bulan baru. "Karenanya kami memohon kepada pemerintah dan ormas Islam lainnya untuk bersikap arif dan berbesar hati dalam menghargai perbedaan ini," ujar Ma'rifat.

Namun, ketetapan hari Idul Adha versi Muhammadiyah sama dengan ketetapan Pemerintah Arab Saudi dan 17 negara Islam lainnya. Sementara 7 negara, termasuk di antaranya Indonesia dan Malaysia, menetapkan Idul Adha pada 17 November. Sedangkan ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama senada dengan pemerintah dalam penentuan Idul Adha.

Sejumlah wakil dari ormas-ormas Islam lainnya juga hadir dalam sidang tersebut. Antara lain Al-Irsyad, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dan NU. Menanggapi adanya perbedaan tersebut ormas Islam yang hadir berharap agar umat Islam tidak perlu merasa bingung.

Ketua MUI, Umar Shihab menghimbau agar seluruh pihak tak saling menunjuk siapa yang salah dan yang benar. "Jangan ada di antara kita yang menyatakan itu, masing-masing benar sesuai dengan dasar yang diyakininya," katanya.

Majelis Ulama Indonesia, lanjut Umar, mengambil keputusan setelah melakukan pertemuan dengan ulama di Indonesia. Dalam penentuan tersebut MUI mengikuti keputusan pemerintah, tidak menentukannya sendiri.

Menanggapi perbedaan penetapan ini, mulai tahun depan Kementerian Agama akan memberi perhatian khusus kepada seluruh badan hisab dan rukyat terkait penentuan tanggal hari raya.



"Akan dibicarakan dan diusahakan bagaimana caranya kita sampai pada satu kesamaan dan keyakinan dalam menetapkannya," kata Direktur Bina Masyarakat Islam Kementrian Agama, Nasruddin Umar.
RIRIN AGUSTIA

salam hormat dariku,
wong_anTeng

G+

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Berkomentar di Blognya Mbak Widha (BMW), Agar komentarnya rapi mohon usahakan komentar menggunakan NAMA anda, hindari pemakaian nama aneh-aneh entah judul postingan blog atau produk jualan misal "obat anu apa gitu"