Home » , » Demokrat DIY "Mbalelo" Putusan Jakarta

Demokrat DIY "Mbalelo" Putusan Jakarta

Beberapa hari ini aku gak update berita, selama di Klaten aku tak tau kabar Jogja yang lagi genting masalah huru hara penghapusan Keistimewaan Yogyakarta. Aku mau merangkai kata sendiri tapi jujur aku tak tau sejarah terkait hal itu jadi aku ngopi aja deh,takutnya kalo merangkai kata sendiri salah opini nanti. Berikut berita terkait Demokrat DIY "Mbalelo" Putusan Jakarta yang aku ambil dari Tempointeraktif.com:

TEMPO Interaktif, YOGYAKARTA - Sebuah langkah tegas akhirnya diambil Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta. Rapat pleno internal pengurus Partai Demokrat pada Sabtu 11 Desember 2010 malam di Ruang Boko Hotel Quality Yogyakarta, Demokrat mengaku siap menyokong penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

“Sudah ada rekomendasi pleno, bahwa Fraksi Demokrat DPRD DIY akan menyampaikan dukungan penetapan pada paripurna mendatang,” kata Wakil Sekretaris Politik dan Keamanan Daerah Pengurus Demokrat DIY Pongky Arwendo saat dihubungi Tempo, Sabtu (11/12).

Rapat pleno berlangsung tertutup hingga Sabtu tengah malam. Selama 10 menit, jeda rapat pleno itu, menurut Pongky, empat orang sesepuh Partai Demokrat sedang merumuskan substansi dukungan penetapan. Mereka adalah Presidium Pelaksana mundurnya Ketua Partai Demokrat DIY, Gusti Bendoro Pangeran Haryo Prabu Kusumo yang juga pengurus Majelis Pertimbangan Partai.

Diantaranya Sukardi (Ketua MPD), KRT. Harsadiningrat (Wakil Ketua MPD), dan Kolonel Purnawirawan Djoko Suwindi (anggota MPD). Ditambah Wakil Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi Kolonel Purnawirawan Sukedi. “Mereka adalah orang-orang yang pernah dipanggil SBY terkait RUU Keistimewaan DIY,” kata Pongky.

Menurut Pongky perubahan sikap Partai Demokrat soal suksesi Gubernur DIY yang melawan garis pengurus pusat Partai didasarkan masukan dari kader -kader daerah. Selain itu juga untuk menyelamatkan kader-kader Demokrat di DIY yang satu persatu mulai melepaskan diri. “Bagaimana pun Partai Demokrat DIY harus menghargai aspirasi warga DIY sendiri,” kata Pongky.

Bahkan, kata Pongky, pengurus Partai Demokrat siap menanggung sanksi dri DPP lantaran pilihan sikapnya untuk mendukung penetapan. " Pengurus Pusat tidak tahu kondisi riil DIY,” kata Pongky.

Sementara itu, Djoko Suwindi yang hadir dalam pertemuan dengan elemen-elemen masyarakat DIY pendukung penetapan pada Sabtu siang mengakui kedatangannya untuk mengetahui aspirasi masyarakat DIY. “Aspirasi itu yang akan kami sampaikan dalam pleno DPD,” kata Djoko.

PITO AGUSTIN RUDIANA
@http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2010/12/12/brk,20101212-298304,id.html
---------------------------------------------------------------------------------

salam hormat dariku,

wong_anTeng

G+

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Berkomentar di Blognya Mbak Widha (BMW), Agar komentarnya rapi mohon usahakan komentar menggunakan NAMA anda, hindari pemakaian nama aneh-aneh entah judul postingan blog atau produk jualan misal "obat anu apa gitu"