opiniku terkait hebohnya Jogja dengan Pemerintah

Berikut sekedar opiniku terkait hebohnya Jogja dengan Pemerintah. Aku tak begitu tau soal hebohnya Jogjakarta soal penetapan Gubernur dan wakil Gubernur serta penghapusan keIstemewaan Jogjakarta. Setauku akan ada perubahan penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur, pemerintah menghendaki pemilihan dilakukan secara demokratis, tapi nampaknya warga Jogja tak sependapat jadinya heboh. Nampaknya pemerintah bersikukuh menginginkan adanya pemilihan, tapi hasil rapat paripurna DPRD Yogyakarta memutuskan penetapan dan Jogja tetap Istimewa, tapi kalo yang pusat belum diketahui keputusanya.

Terkait rencana perubahan ini, survey pemerintah menghasilkan data bahwa warga Jogja banyak yang menghendaki pemilihan, tapi hasil survey kompas menunjukan data yang berbanding terbalik. Kalo dari demo senin 13 Desember 2010 nampaknya memang banyak warga yang tidak setuju dengan rencana pemerintah karena banyak warga yang turut serta dalam demo di kantor DPRD Yogya senin kemarin.

Jogja adalah salah satu tempat yang mengandung berbagai nilai sejarah dan masyarakat Jogja masih kental dengan yang namanya budaya keratonnya. Keeratan dengan masyarakat Jogja dengan kehidupan keraton membuat warga percaya kepada sang Sultan untuk menjadi pimpinan mereka, dan tentunya semua ini juga tak luput dari sejarah. Setidaknya pemerintah lihat-lihat dulu sebelum membuat rencana-rencana yang penuh menghasilkan kontrofersi.

Dalam hal ini pemerintah nampak memaksakan suatu perubahan padahal warga nampak banyak yang menolak, apakah kehebohan ini terkait dengan masalah politik? kalo udah berbau-bau politik aku jadi penonton sajalah. Semoga dihasilkan keputusan yang terbaik dan masyarakat tetap damai.

salam hormat dariku,

wong_anTeng

Comments

Baca Juga

PEMASARAN LANGSUNG (DIRECT MARKETING)

Tugas Account Executive/AE

Kissing Bugs di Indonesia Apakah Berbahaya?

Siswa SD Joget Seronok, Guru Justru Tertawa Seolah Terhibur!

Belajar Menggunakan Google Plus/Google+