SELEKSI CALON PIMPINAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

Buat yang bercita-cita menjadi pembrantas koropsi, buruan daftar karena KPK buka lowongan. berikut infonya:
PENGUMUMAN PENDAFTARAN
NOMOR: 01/PANSEL-KPK/V/2011

Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK/Komisi Pemberantasan Korupsi Mengundang Warga Negara Republik Indonesia yang terbaik untuk menjadi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, sesuai dengan Pasal 30 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi harus memenuhi syarat:


1. Warga Negara Republik Indonesia;
2. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
3. Sehat jasmani dan rohani;
4. Berijazah Sarjana Hukum atau Sarjana lain yang memiliki keahlian dan pengalaman sekurang-kurangnya 15 (lima belas) tahun dalam bidang hukum, ekonomi, keuangan atau perbankan;
5. Berumur sekurang-sekurangnya 40 (empat puluh) tahun dan setinggi-tingginya 65 (enam puluh lima) tahun pada proses pemilihan;
6. Tidak pernah melakukan perbuatan tercela;
7. Cakap, jujur, memiliki integritas moral yang tinggi, dan memiliki reputasi yang baik;
8. Tidak menjadi pengurus salah satu partai politik;
9. Melepaskan jabatan struktural dan atau jabatan lainnya selama menjadi anggota Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi;
10. Tidak menjalankan profesinya selama menjadi anggota Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi; dan
11. Mengumumkan kekayaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pendaftaran Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi diselenggarakan mulai tanggal 30 Mei 2011 s/d 20 Juni 2011 pada jam 09.00 WIB s/d 16.00 WIB (hari kerja). Berkas pendaftaran hanya dapat diajukan oleh yang bersangkutan dan ditujukan kepada Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dibuat di atas kertas bermeterai cukup (Rp. 6.000,-).

Permohonan pendaftaran harus sudah diterima oleh Panitia selambat-lambatnya tanggal 20 Juni 2011 jam 16.00 WIB dengan melampirkan:

1. Daftar Riwayat Hidup;
2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk dan Fotokopi NPWP, dengan membawa aslinya;
3. Fotokopi Ijazah yang dilegalisir oleh perguruan tinggi yang bersangkutan/instansi yang berwenang baik S1, S2, maupun S3;
4. Surat Keterangan pengalaman kerja dari instansi tempat bekerja;
5. Pas foto terbaru 3 (tiga) lembar ukuran (4x6) dengan latar belakang berwarna merah;
6. Surat Keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter pada Rumah Sakit;
7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian asli dan masih berlaku;
8. Surat Pernyataan di atas kertas bermeterai Rp. 6.000,- dan bertanggal yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak menjadi pengurus salah satu partai politik;
9. Surat Pernyataan di atas kertas bermeterai Rp. 6.000,- dan bertanggal, bahwa apabila terpilih menjadi anggota Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bersedia:
* Melepaskan jabatan struktural dan atau jabatan lainnya;
* Tidak menjalankan profesinya selama menjadi anggota komisi;
* Melaporkan harta kekayaannya.

Pendaftaran Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi tidak dipungut biaya.
Jakarta, 28 Mei 2011
Ketua Panitia Seleksi
ttd
PATRIALIS AKBAR, SH, MH.

Surat Pendaftaran dapat disampaikan langsung kepada Sekretariat Panitia Seleksi atau dikirimkan melalui pos tercatat, dengan alamat:

Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK/Komisi Pemberantasan Korupsi
d/a. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Jl. HR Rasuna Said Kav. 6-7 Kuningan Jakarta Selatan. Telp. (021) 5274887, Fax. (021) 5274887.

salam hormat dariku,

widhawati

Comments

  1. Saya berminat mendftr calon Pim KPK semua persyaratan sdh sy siapkan, rencana tgl 06/06-11 sy kirim via Pos Ekspres, krn sy dari Kaltim. Backround sy pengalaman bidang hukum 35 tahun, konsultan dan dosen F.H, S-3 saya Doktor Hukum Tindak Pidana Korupsi.

    ReplyDelete
  2. Kenapa sy berminat? Karena korupsi dinegeri ini bukan lagi ordinary crimes, tetapi sdh extra ordinary crimes, sehingga perlu penanganan yg extra ordinary enforcment.
    Plese baca buku-2 saya: Memberantas Korupsi Bersama KPK; Tipologi Tindak Pidana Korupsi di Indonesia; Meredesain Pengadilan Tipikor; Hukum Acara Tindak Pidana Korupsi; dll

    ReplyDelete
  3. Hampir 2 abad yg lalu Lord Acton (John Emerich Edward Dalberg Acton) mengungkapkan: "Power tends to corrupt, and absolut power corrupts absolutely". Persis seperti keadaan negara kita skrg, semua berebut kekuasaan dgn cara dan gaya masing-2 setelah kekuasan didapat maka korupsi dilakukan.

    ReplyDelete
  4. Ermansjah Djaja: selamat berjuang pak, semoga anda berhasil memberantas koropsi di Indonesia

    ReplyDelete

Post a Comment

Silakan Berkomentar di Blognya Mbak Widha (BMW), Agar komentarnya rapi mohon usahakan komentar menggunakan NAMA anda, hindari pemakaian nama aneh-aneh entah judul postingan blog atau produk jualan misal "obat anu apa gitu"

Baca Juga

PEMASARAN LANGSUNG (DIRECT MARKETING)

Siswa SD Joget Seronok, Guru Justru Tertawa Seolah Terhibur!

Kissing Bugs di Indonesia Apakah Berbahaya?

Tugas Account Executive/AE

Mata Uang Termahal Di Dunia