5 Perbedaan Beras Asli vs Beras Plastik / Palsu / Sintetis


5 Perbedaan Beras Asli vs Beras Plastik / Palsu / Sintetis perlu anda ketahui meningat beredarnya beras palsu di pasaran tradisional yang belakangan ini bikin heboh dan cukup meresahkan. Bila hanya dilihat secara sekilas mungkin seperti tidak ada perbedaan namun berikut adalah tanda-tanda untuk mengenali beras asli atau palsu:

  • Bentuk dan Tampilan
Bila dilihat bentuk dan tampilannya beras asli memiliki guratan dari bekas sekam padi. Sementara itu beras palsu atau plastik pada bulirnya tidak terlihat guratan dan bentuknya agak lonjong.

  • Warna
Beras asli terdapat warna putih di setiap ujungnya, warna tersebut merupakan zat kapur yang mengandung karbohidrat. Sedang beras bercampur plastik tidak ada warna putihnya. Beras asli warnanya cinderung putih susu sementara itu beras plastik cinderung bening.

  • Jika Direndam Dalam Air
Jika beras asli direndam di dalam air maka air akan bewarna putih dan beras akan lembek menjadi bubur. Sedangkan beras plastik jika direndam hasilnya tidak akan menyatu dan airnya tidak akan berubah menjadi putih di ujung-ujungya tidak ada warna putih zat kapur.

  • Jika Patahkan
jika beras palsu ditaruh di atas kertas maka terlihat beras tidak natural, berbentuk lengkung, tidak ada patahan dan jika dipatahkan beras palsu itu akan hancur berkeping-keping. Nah, kalau beras asli bentuk bulirnya sedikit menggembung dan kalau dipatahkan hanya terbelah menjadi dua.

  • Jika Dimasak
Beras palsu jika dimasak butuh waktu lebih lama dibandingkan dengan beras asli dan hasil beras palsu yang dimasak itu cinderung mengental tidak seperti beras asli.

Itulah 5 perbedaan yang bisa anda kenali terkait beras palsu yang kini bikin geger masyarakat, jika orang panik ya wajar karena sebagian besar orang Indonesia biasa mengonsumsi nasi, bahkan ada yang bilang kalau belum makan nasi ya berarti belum makan gitu. Maka dari itu perlu waspada pula dengan beredarnya beras plastik dipasar agar kita tidak salah mengonsumsi beras yang palsu.

Paling aman memang kalau beli beras langsung dari para petani dari hasil cocok tanam sendiri di sawah, kalau di desa sih mudah beli beras asli dari petani, nah kalau di kota? pasti lebih susah, maka dari itu, ya itu tadi waspada! Semoga postingan blog ini bermanfaat ya.

Maklum blogger embuh mah gini, apa aja diposting gitu, gak pakek niche-niche-an!

salam hormat,
dr pojokan

Comments

  1. Enaknya kalau masih tinggal di desa, makan nasinya masih asli. Gak pake plastik..

    ReplyDelete

Post a Comment

Silakan Berkomentar di Blognya Mbak Widha (BMW), Agar komentarnya rapi mohon usahakan komentar menggunakan NAMA anda, hindari pemakaian nama aneh-aneh entah judul postingan blog atau produk jualan misal "obat anu apa gitu"

Baca Juga

PEMASARAN LANGSUNG (DIRECT MARKETING)

Tugas Account Executive/AE

Kissing Bugs di Indonesia Apakah Berbahaya?

Siswa SD Joget Seronok, Guru Justru Tertawa Seolah Terhibur!

Belajar Menggunakan Google Plus/Google+