Heboh Ada Indomie Palsu Beredar, Benar kah?


Heboh Ada Indomie Palsu Beredar, Benar kah? Kemarin-kemarin di facebook heboh pada share gambar bungkus indomie, dimana orang yang posting foto itu seolah menguak adanya indomie palsu. Dia membandingkan antara mie yang dibeli di warung dan dibeli di supermarket, katanya yang beli di warung stampelnya manual sementara itu yang dibeli di supermarket stampelnya pakai mesin jadi dia mikirnya itu lebih canggih dan yakin itu yang asli. Gak hanya soal stampel, soal urutan saus dan kecap pun dibahas, gak adanya tulisan dibumbunya itu pun juga dipermasalahkan.

Saat pertama lihat hal itu yang banyak dishare di dinding facebook aku gak langsung percaya dan gak ikutan share. Tapi memang malamnya aku hawanya pengin makan mie, kebetulan mie rebus sih, sementara yang heboh dibicarakan itu mie goreng jadi aku seolah cuek aja. Tapi pas lihat stampelnya “loh manual”, lihat kemasan minyaknya “polos gak ada tulisan apa-apa”. Wah jangan-jangan itu palsu? ah mosok, yang pasti aku nekat bikin aja sih.

Saat itu gak kepikiran untuk foto-foto bungkusnya. Tapi berhubung mendadak pengin ketak-ketik jadi stok indomie yang ada aku foto seperti diatas, aku pilihin yang mie goreng tuh. Yah itu stampelnya kayak huruf manual yang gak canggih gitu, tapi bumbu-bumbunya gak polos sih, tapi habis aku buka aku plastikin lagi, karena aku lagi gak pengin makan mie, aku makan mie cuma kalo pas pengin aja dan itu diusahakan sejarang mungkin kepinginnya.

Lalu apa iya sih ada indomie palsu hanya berpatokan pada stampel, yang terlihat manual dicurigai lalu yang terlihat pakai mesin terkesan canggih langsung dianggap asli gitu.

Ternyata, gak ada yang namanya indomie palsu. Pihak indomie sendiri mengakui, entah yang terlihat manual atau mesin itu semua adalah produknya. Soal stempel yang berbeda itu adalah karena variasi mesinnya yang berbeda gitu:

“Itu tidak benar itu, sudah ada klarifikasi juga dari (pengguna) akun Facebook-nya itu. Kan mesin itu kan suka beda variasinya kan, tetapi itu memang produksi kami, jadi enggak palsu,” tutur Stefanus Indrayana, General Manager Corporate Communication PT Indofood Sukses Makmur Tbk

“Jadi, itu produk kami. Kalau berbeda, memang ya karena biasa kan, ada varian, atau lain produksi, jadi mungkin capnya enggak sama. Biasalah. Ini termasuk soal itu juga (perbedaan letak bumbu),” imbuhnya

Jadi gimana? gak jadi kelar kan hidup loe?

Pelajarannya adalah jangan buru-buru bilang ini itu kucrut, salah-salah malah jadi isu, kalo seperti itu apa gak malu?

Salam hormat,
dr pojokan

Related Posts

Heboh Ada Indomie Palsu Beredar, Benar kah?
4/ 5
Oleh

Silakan Berkomentar di Blognya Mbak Widha (BMW), Agar komentarnya rapi mohon usahakan komentar menggunakan NAMA anda, hindari pemakaian nama aneh-aneh entah judul postingan blog atau produk jualan misal "obat anu apa gitu"