15 May 2018

Pendiam, Tertutup, Jarang Gaul? Itu Ciri Introvert Dan Bukan Berarti Teroris Juga Kali...

Pagi-pagi online dan 'mak jegagik' lihat tulisan yang intinya adalah ciri-ciri orang yang gabung dengan teroris! Aku kaget seolah-olah sedang membacakan ciri-ciri diriku sendiri, sembari ngelus dengkul (karena ngelus dada sudah terlalu biasa) aku mikir kalau orang ndeso baca ini jangan-jangan aku segera diciduk?



Emang seperti apa ciri-ciri orang yang gabung teroris itu? dalam tulisan itu disampaikan 4 point yakni:

1. Tertutup

Disebutkan bla-bla-bla.... bahwa intinya teroris itu biasanya jarang berbaur dengan warga sekitar dan lebih menutup diri didepan umum. Padahal tau gak sih? diantara banyaknya orang ekstrovert itu ada sedikit kaum introvert yang memang cinderung tertutup dan kurang tampil didepan umum apalagi ditempat keramaian. Tau gak kenapa? susah dijelaskan tapi yang pasti rasanya gak nyaman, lelah gimana gitu karena memang energi bisa terkuras kalau dikeramaian.

2. Kerjaannya Gak Jelas

Dijelaskan ini itu.... bahwa intinya teroris itu uangnya selalu ada padahal kerjaannya gak jelas bahkan cinderung seperti pengangguran. Padahal tau gak sih? diantara banyaknya orang yang jadi dokter, PNS, pegawai kantoran dan lainnya itu ada orang yang entah ekstrovert ataupun introvert tapi kerjanya IM seperti jualan online, web desain, adsense dan lain sebagainya dimana itu semua dilakukan secara online. Misal jualan online, kalau orang benar-benar gak ngerti pasti nyangkal masak jualan gak ada barangnya? padahal kan jaman now bisa dropship ya kan? tapi kalau orang desa atau orang awam pasti masih kurang paham dengan pekerjaan seperti itu, karena pada umumnya orang terlihat mentereng itu kalau kerja kantoran. Misal kerja di bank (walaupun itu bank plecit), tiap hari keliling nagihin utang yang ditagih sembunyi (sering banget lihat yang kayak gini), tapi tetep aja kalau di desa itu tuh keren karena statusnya adalah kerja di bank. Kerjaan online itu sebenarnya kerjaan yang jelas hanya saja susah jelasinnya ke orang yang gak paham. Nah, kerjaan online yang gak jelas itu adalah orang yang online tapi kerjaannya nyebar konten negatif, bilang pengalihan isu kek, rekayasa kek, dikit-dikit bilang kaper dan sekitarnya.

3. Tinggal Sendirian

Dinyatakan %&#*(#&%.... bahwa intinya teroris itu suka tinggal sendiran entah dirumah pribadi atau ditempat yang disewa, punya keluarga seperti gak punya keluarga, pokoknya lebih suka menyendiri. Nah kembali lagi ke sosok introvert dimana ia memang lebih berenergi ketika sendiran, ya itu tadi orang introvert itu kurang suka keramaian jadi ia lebih kreatif dan produktif atau apalah gitu ketika hening sendiri.

4. Suka Melakukan Aktivitas Mencurigakan

Dikatakan wawawewe .... bahwa intinya warga harus peka kalau ada yang jarang bersosialisasi dan beraktivitas dimalam hari karena itu layaknya teroris yang merakit bom dimalam hari. Dan tau gak sih? padahal sebagian orang IM yang konon kerjaanya gak jelas itu suka bekerja malam hari, karena malam hari itu lebih fokus. Dengan kata lain banyak yang suka begadang karena memang ada perlunya entah itu nyepam atau lainnya. Dan kalau ngomongin karakter introvert, pasti ada aja yang memandang bahwa kelakuan introvert itu aneh karena tidak seperti orang pada umumnya.

Yah gitu deh, kalau orang yang paham pasti bisa menerima bahwa belum tentu orang tertutup dan pendiam itu adalah anggota teroris ya kan? tapi masalahnya jika tulisan itu dibaca orang awam bisa-bisa kalau ada orang yang begitu ramai-ramai digrebek padahal bisa jadi orang itu adalah orang yang dasarnya berkarakter introvert yang tertutup dan pendiam. Lebih-lebih lagi kalau orang introvert itu akhirnya disudutkan atau dibully atau dipandang ini itu padahal aslinya orang introvert itu tetaplah manusia biasa bedanya hanyalah ada yang pendiam, tertutup atau semacamnya karena pada dasarnya introvert itu sendiri tipe-nya beda-beda. Dan kebetulan aku adalah introvert yang kelakuannya seolah serupa dengan tulisan ciri-ciri anggota teroris itu.

Buat para introvert yang mungkin terkena imbas tulisan ciri-ciri teroris itu harap tabah ya, karena meski cirinya hampir serupa tapi kita adalah orang baik-baik! Berkaitan dengan teroris tentu saja masyarakat tetap perlu waspada, kalau memang ada yang gak beres ya jangan diabaikan. *kalau aku orangnya beres kok, tenang aja.... *hehehe

Salam ketak-ketik,
dari pojokan


13 May 2018

Kita Mengutuk Aksi Terorisme Tapi STOP Jangan Lagi Share Foto Korban Disosmedmu!

Minggu pagi (13 Mei 2018) terjadi ledakan bom bunuh diri di tiga gereja wilayah Surabaya. Kita tahu bahwa aksi terorisme itu adalah ulah orang-orang jahat yang mengatasnamakan jihat. Mereka (para teroris) itu adalah orang-orang keblinger yang entah gimana jalan pikirannya, mereka itu membunuh diri sendiri dan orang lain tapi mengharapkan surga? surga nenek loe???



Kalau teroris yang laki itu biasanya diiming-imingi bidadari surga gitu kan? dan ajaibnya mereka klepek-klepek dengan janji-janji yang embuh itu. Dan masalahnya kini teroris kaum emak mulai unjuk gigi, entah dijanjiin apa tuh yang emak-emak tapi ajaibnya kok ya ada gitu yang mau? Kalau dipikir secara logika orang waras tetap gak masuk akal!

Sebagai orang waras tentu kita sangat mengutuk aksi terorisme, ya kan? tapi tolong jangan lagi share foto-foto korban entah disosmed atau dimanapun. Foto-foto yang gak seharusnya dishare itu bisa jadi menambah keresahan, ketakutan atau semacamnya dan lagi si pihak teroris akan makin bangga bisa melihat foto-foto itu eksis didunia maya karena merasa aksi mereka sukses!

Dan kalau ada aksi terorisme biasanya ada aja yang bilang rekayasa, pengalihan isu atau semacamnya dan kalau banyak yang terprovokasi karena percaya itu adalah rekayasa hingga menyudutkan polri atau pemerintah maka siapa yang puas? ya mereka para teroris itu!

Kita harus memberikan ruang dan dukungan pada pihak kepolisian untuk bekerja, salah satu cara untuk mendukung dan turut serta melawan terorisme adalah menjadi netizen yang cerdas!

Kita bisa kan mengutuk atau bersimpati tanpa sebar foto korban? sangat bisa! Jadi mulai sekarang jadilah netizen yang cerdas, gunakan sosmed dengan bijaksana, jangan membantu para para teroris untuk mencapai tujuan mereka! Udah gitu aja....


Salam ketak-ketik,
dari pojokan

09 May 2018

Cara Mudah Install Blog Domain Wordpress dan Cara Delete Template Wordpress Yang Tidak Dipakai!

Selamat datang di blog ketak-ketik, kali ini aku mau berbagi pengalaman install blog domain di wordpress dan cara delete template wordpress yang tidak dipakai. Selama ini aku biasanya ngeblog via blogspot gitu loh, belum nyoba yang wordpress self domain. Aku pikiri sulit gitu loh tapi ternyata “gitu doang”.

Ceritanya sekitar akhir bulan April 2018 akhirnya aku coba beli domain untuk ngeblog dengan platform wordpress. Jujur saja aslinya males sih karena kalau pakai wordpress itu harganya lebih mahal karena selain beli domain juga harus beli paket hosting ya kan? Kalau di blogspot beli domain doang bisa, hostingnya nebeng aja gratisan.

Tapi karena aku newbie yang gak pernah naik pangkat jadi ya itu tadi pengin nyobain gitu loh, entah nanti nasib blog-nya gimana itu urusan nanti, yang penting nyoba dulu aja! Cara beli domain tentu sudah pada tau kan? Tinggal tentuil alamat url, terus cek ketersediaan, jika tersedia langsung order aja, lalu tambah order paket hosting. Setelah dibayar tentu domain akan segera diaktifkan oleh pihan penjual. Jika sudah diaktifkan maka tinggal istall di CPanel, untuk akun dan pasword login Cpanel pasti dikirim via email, jadi tinggal masuk ke email lalu kopas aja.

Cara Mudah Install Blog Domain Wordpress Untuk Pemula

Nah untuk install wordpress ini gak usah pusing karena memang caranya mudah banget, pakai saja cara instan yakni via Softaculous. Caranya gimana? Langkah mudahnya sebagai berikut:



Setelah dapat akun dan pasword silakan login di Cpanel, lalu geser ke bawah menuju menu SOFTACULOUS dan pilih saja yang menu wordpress.



Lalu Klik Saja Install Now.



Lalu Tinggal Isi alamat blog, judul, diskribsi dll, jika sudah klik install.



Tunggu proses install wordpress yang hanya butuh waktu beberapa menit.



Setelah itu selesai, silakan login ke dasbor wordpressnya.



Kalau mau cek seperti apakah blog-nya? Tinggal buka alamat url blognya, maka pasti ada postingan “hello word”.



Ya udah gitu doang untuk install blog domaian pakai wordpress. Gampang banget kan? Selebihnya tinggal pilih tema atur tampilan, lalu posting tiap hari atau isi konten dengan postingan-postingan yang berkualitas.

Dan ternyata ngeblog pakai wordpress itu lebih mudah ketimbang blogspot terutama bagi yang malas utak-atik html karena kalau pakai wordpress ingin pasang ini itu tinggal pakai plugin saja. Misal ingin pasang iklan dibawah postingan atau lainnya tinggal pakai plugin sementara itu kalau di blogspot harus utak-atik daleman html.

Kalau tipe newbie seperti aku biasanya kalau bikin blog itu salah satu faktor yang bikin lama adalah masalah milih template. Pasti hawanya pengin nyoba ini itu sampai ketemu yang cocok, iya gak? Nah kalau mau gonta-ganti template wordpress ini caranya adalah dengan install kode zip template. Googling aja template blog wordpress gratis lalu download dan install. Kalau misal udah kadung install banyak template gimana? Mendingan dihapus saja biar space-nya lebih longgar.

Cara Delete Template Wordpress Yang Sudah Diinstall Tapi Tidak Dipakai

Tadinya untuk delete template yang sudah terinstall itu aku bingung gimana caranya? Dan ternyata setelah dilihat lebih dalam caranya mudah “gitu doang”. Caranya adalah masuk ke menu Tampilan lalu pilih Themes.



Lalu pilih template yang mau dihapus, lalu pilih Themes Detail!



Kalau diklik pasti akan muncul menu “Delete” dipojok bawah kanan.



Ya udah gitu doang, dengan menghapus template wordpress yang tidak dipakai ini seenggaknya space jadi lebih longgar dan gak sumpek juga ngelihatnya karena pada dasarnya kan kita Cuma butuh satu template dalam satu blog. Kalau suatu saat ingin ganti ya tinggal install aja, tapi sebaiknya sih jangan terlalu sering gonta-ganti template karena kata mastah itu gak bagus gitu loh.

Oke deh, sekian sharing sederhana kali ini, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung, untuk selanjutnya aku mau posting curhat pertimbangan pilih blog domain wordpress atau blog domain blogspot? Lebih enakan yang mana? Simak dipostingan berikutnya ya.

Salam ketak-ketik,
dr pojokan

Peraturan Berubah Lagi: Satu NIK Bisa Daftar Lebih 3 Nomor dan Yang Terblokir Bisa Diaktifkan Kembali!

Sebelumnya aku sudah ketak-ketik seputar cara unreg NIK agar bisa untuk daftar SIM card baru gitu kan, karena sebelumnya itu dikabarkan bahwa satu NIK maksimal hanya bisa daftar tiga nomor doang, iya kan? Nah mak bedunduk keluar aturan lagi bahwa satu NIK bisa daftar lebih dari 3 nomor!



Bahkan yang sebelumnya dinyatakan bahwa nomor yang kemarin gak didaftarin bakalan hangus tapi ternyata masih bisa diaktifkan lagi! Gimana cara mengaktifkan nomor yang sudah terblokir karena tidak didaftarkan? caranya gampang, buat yang kemarin nomornya terblokir langsung aja ke galeri untuk mengaktifkan kembali. *udah gitu doang!

Berkaitan dengan perubahan aturan ini, Kominfo berdalih bahwa dari awal memang gak dibatasi, konon yang dibatasi itu adalah yang daftar pakai SMS maksimal 3 nomor dan selebihnya nomor ke 4 atau seterusnya bisa daftar via galeri. Kalau seperti ini buat yang gak mau ribet ke galeri pakai cara yang unreg NIK itu aja biar bisa daftar nomor baru yang via sms ke 4444 itu.

Terus apa gunanya pakai acara daftar-daftar segala jika kepemilikan nomor SIM card pun tak dibatasi dan yang hangus pun bisa diaktifkan kembali? Sebelumnya sih aku mikirnya aturan itu seenggaknya bisa mengurangi SMS gak penting modus tipu-tipu entah itu mama minta pulsa atau sebangsanya tapi sepertinya aturan itu gak ngefek, ya kan?

Lagian kalau yang namanya orang jahat itu bisa aja kan daftar pakai NIK dan KK orang lain? Cara dapetin NIK atau KK orang lain itu mudah banget loh. Secara logika aturan NIK dan KK untuk pendaftaran SIM card ini dari awal berasa membingungkan dan menghawatirkan. Membingungkannya karena ya itu tadi berasa gak jelas, kemarin gini sekarang gitu. Mengkhawatirkannya adalah ketika data kita disalah gunakan orang lain untuk kejahatan, piye horog?.

Ah embuhlah, entah gimana nasib aturan ini, kita tunggu aja siapa tau berubah lagi. *hahaha

Salam ketak-ketik,
dari pojokan

07 May 2018

Dapat Penawaran Kerja Sama dari BABE Apps (Baca Berita), Sebaiknya Gimana? Ambil Atau Tidak?

Sekitar bulan April 2018 (kalau gak salah) aku dapat email Penawaran Kerja Sama dari BABE Apps (Baca Berita)! Otomatis antara penasaran dan bertanya-tanya sebaiknya gimana? ambil atau tidak tawaran si BABE ini? Karena email itu sekilas menarik gitu loh. Jadi bingung gimana gitu kan.



"Halo Tim Redaksi drpojokan.com. Sekilas perkenalan singkat kami dari aplikasi BABE (Baca Berita). BABE merupakan top 3 news aggregator di Indonesia untuk kategori News & Magazine menurut versi Google PlayStore. BABE memiliki jutaan pengguna aktif dan dapat diunduh secara gratis pada platform Android dan iOS... dst"

Pertama-tama yang aku lakukan adalah googling seputar penawaran kerjasama dari BABE Apps itu, entah itu dipostingan blog atau di forum-forum. Dari googling itu aku simpulkan ada yang gak terima karena merasa postingannya dikopas, ada yang takut gak dibayar, ada yang takut dianggap duplicate content dan lain sebagainya. Rata-rata dari obrolan mereka itu negatiflah terhadap tawaran kerjasama aggregator seperti BABE atau yang lainnya.

Terus aku gimana? sebenarnya aku was-was juga sih tapi akhirnya nanya-nanya ke pihak BABE via email ke partnership@babe.co.id. Dari obrolan itu kesimpulannya sistemnya bagi keuntungan dari iklan, dimana kalau sudah sampai 1jt entar akan dibayarkan gitu. Setiap postingan yang masuk di Babe akan dikasih backlink ke postingan blog. Dan karena aku adalah newbie yang gak pernah naik pangkat jadi hawanya pengin nyoba tuh, hingga akhirnya aku ambil saja tawaran kerjasama BABE saat itu.

Lalu apa hasilnya? untuk penghasilan sih masih aja kosong, untuk visitor memang jika ada postingan yang sesuai dan muncul di BABE maka jika dilihat via histats visitor terlihat naik (asal visitor itu ya dari si BABE) tapi jika dilihat di statistik bloggernya sih jumlah view gak sebanyak yang nampak di histats. (*ini aku gak paham mana yang bisa dipercaya gitu loh, yang pasti memang visitornya naik gitu)



Lalu apakah itu bisa dianggap duplikat konten dimata google? entahlah, kerena itu kan bisa dibukanya via aplikasi hp dan gak muncul di mesin pencarian google, jujur saja aku kurang paham kalau soal dianggap duplikat atau enggaknya.

Intinya kalau dapat penawaran kerjasama BABE Apps itu kembali ke keyakinan dan kepercayaan masing-masing saja deh, kalau misal ingin tanya ini itu bisa aja tuh tanya langsung ke BABE via email. Kalau aku mengambil tawaran kerjasama ini sebatas ingin coba-coba saja, udah gitu doang.

Kalau misal ingin ambil tawaran kerjasama BABE Apps ini maka bikinlah konten yang sesuai dengan konten-konten yang bisa muncul di BABE biar dapat imbas visitor yang lebih banyak. Kalau aku sih kebetulan ini hanya blog gado-gado jadi posting suka-suka aku aja jadi gak semua postingan disini kesedot sama si BABE gitu.

Sekian ketak-ketik edisi dapat penawaran kerja sama dari BABE Apps, semoga curhatan ngasal ini bisa bermanfaat. Terimakasih sudah kerkunjung dan sampai jumpa dipostingan yang lainnya ya.

Salam ketak-ketik,
dr pojokan

Keuntungan dan Cara Pasang Iklan Otomatis Google Adsense (Auto Ads)

Ketak-ketik seputar google adsense ah, intinya postingan ini hanya curhatan sederhana cocok buat pemula adsense yang gak pengin pusing dan ribet (sekali lagi postingan ini hanya sederhana ala-ala pemula alias bukan masta!). Jujur saja kalau menurutku google adsense kini memprihatinkan karena cpc rendah pakai banget (untuk blog bahasa Indonesia). Jadi aku malas dan mulai kembali belajar jualan online (seperti yang dulu pernah aku posting di postingan embuh kapan gitu). Namun demikian kadang aku tetap belajar atau ngutak-atik seputar adsense.



Salah satu diantaranya adalah mencoba iklan otomatis atau auto ads google adsense, sebenarnya model iklan ini udah ada agak lama tapi aku baru sempat mencoba. Dan model auto ads ini adalah pembaharuan dari iklan page level (iklan vinyet dan iklan anchor yang khusus tampil di mobile). Dulu (embuh kapan gitu, *malas nyari link postingannya haha) aku pernah posting hasil nyoba iklan page level itu dan meski banyak tampilan yang keluar tapi jarang banget yang klik alias zonk. Lalu tentang iklan otomatis atau auta ads ini gimana? sekilas sih iklan otomatis ini mudah banget pemakaiannya entah dari segi ngontrol iklan atau cara pasangnya.

Keuntungan Menggunakan Iklan Otomatis (Auto Ads) menurut pihak google adsense aku simpulkan seperti dibawah ini:


  1. Mudah Digunakan, ya namanya juga otomatis jadi cukup pasang satu kode iklan saja dah beres! Sisanya google yang akan otomatis bekerja. Iklan yang muncul otomatis sesuai selera google yang disesuaikan dengan pengalaman pengguna (visitor).
  2. Blogger bisa lebih fokus ke pembuatan konten yang bagus, ya karena itu tadi google yang bekerja menyesuaikan iklan-iklan yang muncul itu jadi si blogger gak perlu lagi mikirin dimana posisi iklan harus dipasang.
  3. Berpotense meningkatkan penghasilan, ya itu tadi karena tayangan iklan disesuaikan dengan laman blog jadi lebih memungkinkan untuk meningkatkan pendapatan.


Intinya cara kerja iklan otomatis itu adalah iklan google dengan sendirinya memahami struktur halaman blog dan menempatkan iklan berdasarkan tata letak, jumlah konten ataupun disesuaikan dengan iklan yang sudah ada. Jadi untuk iklan yang muncul itu ngikut si google mau ditempatkan disebelah mana, kadang iklan muncul diatas kolom komentar, diantara komentar dan lain sebagainya dimana kadang iklan itu muncul ditempat-tempat yang tak terduga.

Kalau pasang iklan otomatis ini memang mudah tapi ya itu tadi iklan yang tampil sesuai kehendak google, lain halnya kalau kita pasang iklan manual maka bisa meletakan iklan sesuai keinginan misal diletakan dibawah setelah postingan atau dibawah judul atau lainnya. Kalau menurutku memang lebih mudah pakai iklan otomatis karena gak usah utak-atik html untuk pasang iklannya dan lagi iklan yang muncul bisa variatif bahkan posisinya berbeda dari satu halaman dengan halaman lainnya.

Gimana cara pasang iklan otomatis atau auto ads dari google adsense? Caranya gampang banget, kurang lebih seperti dibawah ini:

1. Login ke akun google adsense, lalu pilih menu Iklan dan pilih yang iklan otomatis! Tinggal pilih mau aktifkan jenis iklan yang mana saja. Jangan lupa simpan!



2. Ambil kode adsense-nya di menu "Sisipkan Iklan Otomatis"



3. Copy kode-nya dan pasang di antara "head" html blog masing-masing (paling gampang tinggal klik edit html, dibatas itu ada kode head terus tinggal kopas kode dibawahnya).



Udah gitu doang! Dan kalau pasang iklan otomatis ini biasanya kalau dibukan via hp maka iklan yang muncul itu lebih banyak karena beberapa vitur itu memang munculnya diversi mobile.

Oke deh, sekian ketak-ketik episode kali ini, sampai jumpa dicurhatan berikutnya ala pemula alias blogger newbie yang gak pernah naik pangkat karena masih harus belajar ini itu.


Salam ketak-ketik,
dr pojokan


27 April 2018

Cara Unreg NIK Agar Tidak Lagi Terdaftar Dan Bisa Untuk Daftar Ke Kartu SIM Baru!

Peraturan baru daftar kartu SIM card pakai NIK dan KK sempat bikin heboh beberapa waktu yang lalu. Intinya pro kontra gitu lah, bahkan ada yang gak percaya peraturan itu bakalan beneran diterapin. Aku sempat lihat status teman di facebook yang katanya gak mau daftar pakai NIK dan KK takut datanya disalah gunkan, dia bilang gak takut kalo diblokir, katanya kalo sampek beneran diblokir dia gak mau pakai hp lagi alias cukup pakai nomor telpon rumah. *diam-diam aku hanya nyimak statusnya, heran aja sampek segitunya! Yakin gak takut diblokir???



Waktu terus berlalu dan ternyata beneran diterapin kan? Karena aku punya kartu perdana yang belum didaftarkan dan ternyata kemarin gak bisa dipakai untuk sms dan gak bisa dipakai untuk internetan. Setelah aku daftarkan baru deh bisa dipakai lagi.

Aku kembali ingat, temanku yang bikin status sedemikian rupa itu dulu apa kabar ya? Beneran Cuma ngandelin telpon rumah? Gak mau pakai kartu SIM card lagi? *entahlah… karena aku udah unfollow fb-nya, aku males aja kalau lihat status fb isinya Cuma nyinyir ini itu jadi mending diam-diam unfollow deh.

Nah ngomongin soal pendaftaran kartu SIM card itu per NIK dibatasi maksimal hanya bisa daftar 3 nomor gitu kan? Tapi ternyata bisa di unreg loh! Jadi kalau misal ada nomor yang udah gak dipakai bisa diunreg aja, kalau udah diunreg maka kartu itu tidak lagi terdaftar dengan NIK yang bersangkutan dan dengan demikian NIK bisa untuk daftar lagu ke kartu SIM card yang baru. Dan dalam history atau riwayat dalam data base tetep bisa dilihat bahwa NIK itu pernah dipakai untuk registrasi nomor yang sudah diunreg itu.

Cara unreg setiap operator beda formatnya, bagaimana caranya? cara unreg NIK atau kartu SIM prabayar yang sudah teregistrasi itu adalah sebagai berikut:

Indosat Ooredoo
Cara unreg nomor Indosat bisa dilakukan via SMS dengan format UNREG#NoHP# Lalu kirim ke nomor 4444.

Telkomsel
Cara unreg nomor telkomsel bisa dilakukan dengan cara tekan Tekan *4444#, lalu Pilih opsi nomor 3, Masukan nomor NIK kamu, klik OK. Selain itu bisa juga via SMS dengan format UNREG#NoNIK kirim ke 4444. Misalnya UNREG#081200xxxx.

XL atau Axis
Buat para pengguna nomor XL dan Axis dapat melakukan unreg dengan tekan *123*4444#. Pastikan nomor yang digunakan adalah nomor yang akan di-unreg. Selain itu, pelanggan XL dapat pula menggunakan SMS dengan format UNREG#NoHP# kirim ke 4444.

Tri
Cara unreg nomor 3 beda dengan nomor lainnya yakni buka laman registrasi.tri.co.id. Pilih opsi Unreg. Masukkan infomasi seperti NIK dan nomor KK. Ikuti proses. Pada bagian akhir Tri akan mengirimkan kode khusus via SMS yang harus dimasukann ke dalam situs.

Yah kalau aku sih jujur saja sebelumnya biasa gonta-ganti nomor untuk keperluan internetan, karena memang lebih murah beli perdana baru dari pada isi ulang paket internet. Sekali pakai buang gitu lah! Lalu sekarang gimana nasibnya? Ya mau gak mau entar pakai cara isi ulang, karena konter yang biasa jualan kartu perdana baru udah bilang gak bisa beli perdana lagi alias harus isi ulang. Si pak konter hanya akan ngabisin stok jualan kartu perdana internetan hingga bulan April 2018, setelahnya dia bilang udah gak bisa! *dalam hati bertanya-tanya, masak sih gak bisa? Mungkin tetep bisa hanya saja terbatas gitu kali ya.

Pantesan aja tukang konter sempat pada demo tarkait peraturan daftar SIM card pakai NIK dan KK karena pasti penjualan mereka berkurang, ya kan???


salam ketak-ketik,
dr pojokan

24 April 2018

Taman Lampion Klaten Bisa Untuk Selfie Atau Ngadem, Lokasinya Di Kota Mudah Dijangkau!

Kali ini aku mau Ketak-ketik hasil sepedaan di kota Klaten, sebenarnya udah beberapa waktu yang lalu tapi baru sempat diposting di blog nih. Ceritanya kala itu di minggu pagi aku sepedaan, sempat kecele di Taman Hutan Kamboja Yang Infonya di Internet Keren Tapi Aslinya Biasa Banget! Lalu setelah itu menuju ke Taman Lampion Klaten.



Taman Lampion Klaten ini termasuk tempat baru yang bisa untuk selfie (foto-foto), ngadem atau jalan-jalan. Baru disini dalam artian belum lama jadinya dan akhir-akhir ini mulai makin ngehit, kalau dibangunnya sih sudah sejak beberapa tahun yang lalu.

Jadi buat yang suka update status bisa dicoba nih ke Taman Lampion, langsung foto-foto lalu upload di IG atau Fb atau profil WA *hahaha. Tiket masuk berapa? Gratis!!!!! Sekali lagi GRATIS!!!! Hanya bayar pakir aja, kalau sepeda motor 2000 nah kalau mobil 5000. Nah kalau aku waktu itu naik sepeda ontel bayar pakirnya 1000. Murah meriah kan???

Belum tau alamatnya atau bingung lokasinya dimana? Taman Lampion beralamatkan di beralamat di Gg. Tidar, Bareng Lor, Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57438. Kalau tidak tau bisa google map tapi sebenarnya mudah kok karena posisinya dipinggir jalan kota atau jalan utama (jalan searah). Kebetulan waktu kesana hari minggu saat car free day dan pakai sepeda ontel jadi bisa nrabas-nrabas. Kalau pakai sepeda ontel gitu kan meski gak sedang car free day juga bisa mlipir walau jalan searah.

Intinya Taman Lampion Klaten itu lokasinya gak jauh dari jalan raya alias mudah sekali dijangkau. Tau PMI kan? nah itu dia, Lokasinya dekat PMI Klaten, kalau mau parkir mobil atau sepeda motor bisa langsung aja tuh masuk. Ini foto tempat parkir taman lampion Klaten yang luas pinggir jalan raya:



Fotonya nuansa mendung jadi redup gimana gitu alias gak cerah, karena waktu itu memang sedang gerimis. Kalau mau parkir dari samping atau dalem lagi juga bisa, tinggal masuk gang samping PMI  terus saja masuk.

Didalam dalam Taman Lampion Klaten banyak tempat duduk yang bisa untuk bersantai ria, tempatnya lumayan luas.



Kalau dari pengamatan versi ketak-ketik saat itu sih taman lampion ini lebih banyak dikunjungi oleh para ABG yang entah pacaran atau embuhlah gitu deh. Perhatikan foto dibawah ini dimana sesungguhnya ada penampakan anak orang lagi pacaran, bahkan foto diatas yang nampak bagaikan kursi kosong tapi sebenarnya ada ABG pacaran loh ya.



Yang pasti didalam Taman Lampion itu lumayan menyejukan karena banyak tanaman atau pohon, dengan kolam yang entah ada ikan-nya atau tidak tapi ada juga sih yang mancing.



Nah di Taman Lampion itu juga ada kolam air mancur dengan patung Anoman. Satu patung besar dan dibawahnya dikelilingi patung anoman kecil kalo gak salah jumlahnya 8.



Kalau mau lihat gamparan Taman Lampion Klaten versi video bisa lihat cuplikan singat di IG @widhawatitok bawah ini:



Terus apalagi? Ya lihat sendiri ajalah kesana. Kebetulan aku gak suka selfie jadi foto-foto taman Lampion Klaten versi ketak-ketik ya Cuma gitu-gitu doang.

Intinya buat yang butuh tempat jalan-jalan, tempat ngadem, tempat pacaran eh bukan dhing maksudnya tempat santai, tempat selfie atau semacamnya bisa dicoba aja ke Taman Lampion Klaten.

A post shared by Widha Utawi Idha (@widhawatitok) on


Gak jauh dari Taman Lampion Klaten itu juga ada Taman Hutan Gergunung, tapi aku waktu itu Cuma lewat doang alias gak masuk karena udah capek dan makin mendung.

Udah gitu aja? iya gitu doang, lagi males ketak-ketik nih. Berikutnya nanti aku posting seputar Bukit Patrum.


salam ketak-ketik,
dr pojokan

14 April 2018

Menjadi Konsumen Cerdas Di Era Digital: Harus Jeli dan Hindari Produk Yang Berbahaya!

Postingan kali ini aku mau ketak-ketik ini itu dimana selaku konsumen memang sudah semestinya lebih hati-hati dan waspada. Karena setiap orang pasti pernah menjadi konsumen, bahkan setiap harinya kita adalah konsumen. Misal pagi-pagi mandi itu artinya menjadi konsumen beragam produk mulai dari sabun, pasta gigi, apalagi kalau pakai acara keramas itu berarti nambah pakai sampo.

Atau misalnya lagi di rumah internetan pakai hp buka facebook atau instagram atau mungkin sedang baca blog ini atau lainnya maka itu berarti statusnya adalah konsumen layanan data atau paket internet yang berupa kuota. Iya kan? Banyak kok contoh sederhana yang menunjukan bahwa kita ini adalah seorang konsumen. Selaku konsumen tentu pernah punya pengalaman gak enak, iya kan?

Masalah Sedot Pulsa Yang Menjengkelkan

Nah ngomongin soal layanan data atau paket internet atau yang berhubungan dengan pulsa aku pernah punya pengalaman yang kurang menyenangkan yakni masalah sedot pulsa. Intinya suatu ketika pulsaku selalu saja berkurang padahal tidak digunakan untuk apapun. Singkat cerita aku hubungi CS terkait dan konon aku terdaftar dilayanan konten premium padahal aku sendiri tidak pernah merasa mendaftarkan diri dan bahkan tidak pernah mendapatkan konten yang konon premium itu. Biasanya kalau terdaftar dapat sms dari nomor lima digit gitu kan? Nah selama pulsaku kesedot itu aku sama sekali gak dapat sms jadi aku gak nyadar kalau terdaftar. Dan kata CS-nya hal seperti itu biasanya terjadi ketika akses internet lalu klik iklan tertentu. Padahal aku gak pernah klik iklan kecuali klik tanda x alias close, bahkan kalau internetan pakai nomor lain loh ya, aku pikir modus konten preminum ini benar-benar ajaib (dibaca menyesatkan….).

Semoga masalah sedot pulsa itu dapat perhatian lebih (oleh pemerintah atau pihak terkait) karena benar-benar merugikan konsumen dan korbannya banyak banget! Sekali lagi ‘korbannya banyak banget….’. Bahkan mungkin korban modus konten premium ini lebih banyak ketimbang modus mama minta pulsa.

Nah dari kejadian sedot pulsa itu sebenarnya aku merasa kecewa tapi ya sudahlah, mau gimana lagi? Mau boikot? Ya gak mungkin, lah wong tiap hari aku butuh buat komunikasi atau internetan. Terus gimana? Ya pada akhirnya kembali ke diri sendiri dalam artian harus waspada dan hati-hati agar tidak kesedot kedalam lubang yang sama. Intinya harus bisa ngakalin biar gak mengalami hal itu lagi, misalnya sekarang kalau beli pulsa secukupnya saja, bahkan seringnya beli pulsa cuma buat beli masa aktif dan kalau internetan tetap pakai lain nomor yang saldo pulsanya juga 0 rupiah setelah didaftarkan paket internet.

Belanja Online Menyenangkan Tapi Harus Jeli

Nah hal lain yang berkaitan dengan dunia digital dimana semestinya kita menjadi konsumen cerdas adalah berkaitan dengan belanja online. Aku termasuk orang yang suka belanja online karena menurutku belanja online itu lebih menyenangkan dimana gak perlu kemana-mana, gak perlu ramai-ramaian, pokoknya tinggal bayar barang dianter, iya kan?

Meski asyik dan menyenangkan tapi sebenarnya belanja online itu gak sesimple itu, karena biar bagaimanapun belanja online gak sama seperti halnya kita belanja offline yang bisa melihat, menerawang, meraba, merasakan atau semacamnya terhadap barang yang mau kita beli. Beberapa trik belanja online menurut versi ketak-ketik adalah:


  1. Belanja Barang Yang Dibutuhkan saja! Secara logika ngapain juga beli barang kalau gak butuh atau gak perlu? Iya kan? Coba diingat dulu ada pelajaran ekonomi dimana dijelaskan bahwa kebutuhan dan keinginan itu berbeda. Tapi pada faktanya sebagai manusia biasa seringkali menghadapi godaan beli ini itu yang sebenarnya gak diperlukan, maka dari itu harus pasang prinsip garis keras bahwa belanja harus sesuai kebutuhan saja bukan keinginan apalagi karena gengsi.
  2. Baca Informasi Produk! Produk yang dijual online biasanya menyertakan foto produk dan informasi tentang produk ataupun syarat ketentuan berlaku. Jangan lupa baca baik-baik.
  3. Cari Informasi! Misalnya cari informasi tentang penjual (pilih penjual yang terpercaya), cari informasi produk ditempat lain atau baca review di forum atau semacamnya tentang cerita orang lain yang sudah pernah beli atau pakai produk itu. Informasi yang kita dapat bisa menjadi tambahan pertimbangan dalam mengambil keputusan jadi beli atau tidak.
  4. Tahan Diri Dari Godaan Diskon! Ingat point 1 yakni belanja yang dibutuhkan saja karena kalau udah gak kuat menghadapi godaan diskon pasti belanjanya bakalan nambah barang ini itu yang sebenarnya kebutuhannya tidak mendesak. Dan lagi, segede-gedenya diskon pasti ada syarat ketentuan berlaku, maka dari itu kembali ke point nomor 2 yakni baca baik-baik!
  5. Harus Kebal Dari Rayuan Iklan Atau Promo lainnya! Selain diskon hal lain yang biasanya menggoda adalah iklan dengan promo-promo yang penuh daya pikat. Banyak kan iklan produk yang menarik seolah promonya itu murah meriah tapi dibalik rayuan iklan itu sebenarnya ada syarat ketentuan berlaku yang panjang lebar dan tulisannya biasanya lebih kecil. Selain itu kadang godaan sitem pembelian kredit itu juga menggiurkan. Agar kebal dari rayuan iklan yang penuh dengan promo itu maka point nomor 1 harus benar-benar dipegang teguh! Selain itu jangan lupa kembali lagi ke point nomor 2 yakni baca baik-baik agar tidak mudah termakan iklan atau promo.
  6. Pilih yang Murah dan Aman! Murah disini maksudnya kalau ada ya yang gratis ongkir gitu, kalaupun diskon ya cek beneran atau enggak. Kalau dari segi harga barang sih biasanya antara yang satu dengan yang lain gak jauh beda. Kalau ada yang jual jauh lebih murah dari harga standar itu justru harus diwaspadai, misal hp harga 5jt tapi ada toko online yang jual setengah harga udah gitu ada embel-embel beli 2 gratis 1 (hati-hati yang demikian modus tipu-tipu). Dan tempat yang aman disini maksudnya adalah toko online yang terpercaya atau marketplace (pihak ke 3). Jadi ketika kita sudah bayar, tapi ada masalah seenggaknya uang belum sampai ke penjual jadi bisa diurus gitu.

Intinya bagiku belanja online itu mudah dan menyenangkan, tapi ya itu tadi harus benar-benar jeli dan rajin cari informasi sebelum membeli. Dan selama ini aku tidak pernah mengalami masalah serius terkait belanja online. Hanya pernah satu kali beli barang tapi gak sesuai deskribsi, karena dalam informasi produk tertulis dapat 6pcs tapi waktu itu yang dikirim hanya 1pcs. Aku tanya ke penjual tapi gak direspon lalu menghubungi pihak ke 3, setelah proses ini itu akhirnya uang-ku dikembalikan. Nilai uangnya sih gak seberapa, lah wong cuma 50rb-an, tapi karena memang benar-benar gak sesuai dengan deskribsi produk jadi wajar dong aku protes!!! iya kan?


Belanja Offline Juga Harus Teliti

Kalau belanja online kan gak bisa menyentuh produk secara langsung gitu kan jadi harus lebih jeli. Dan kalaupun belanja offline yang bisa menyentuh langsung produknya tetap harus teliti misalnya memperhatikan label, garansi, SNI atau bukan, cek tanggal kadaluarsanya dan lain sebagainya. Untuk produk-produk yang mahal atau produk elektronik baiknya beli ke toko terdekat saja alias belanja offline, agar kalau ada masalah bisa COD atau ketemu langsung. Intinya sebagai konsumen cerdas harus:
Selalu mempunyai kebiasaan untuk teliti atas barang atau jasa yang ditawarkan/tersedia di pasar, minimal secara kasat mata dapat digunakan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya dari barang atau jasa tersebut, dan bila kurang jelas/paham, dapat bertanya atau memperoleh informasi atas barang atau jasa tersebut. Dengan demikian pihak konsumen mendapatkan gambaran umum atas barang atau jasa yang ditawarkan di pasar.

Hindari Produk Yang Berbahaya

Menjadi konsumen cerdas itu tentu tidak hanya membuat kita terhindar dari penipuan tapi juga terhindar dari produk yang berbahaya. Contoh produk apa yang termasuk berbahaya? Apa hayo? contoh sederhananya adalah petasan atau kembang api. Nah berhubung bentar lagi puasa dan lebaran biasanya yang marak itu adalah main petasan atau kembang api. Meskipun petasan atau kembang api itu berdaya ledak rendah tapi faktanya udah banyak korban, iya kan? Jadi buat para orangtua harusnya memperhatikan dan mengawasi jika anaknya bermain petasan atau kembang api, karena ini termasuk produk yang berbahaya. Berkaitan dengan petasan atau kembang api itu sanksinya bisa dikenakan pada pembuat, penjual, pengguna dan juga penggangkut loh ya jadi waspadalah. Aku sendiri dulu waktu SD pernah main kembang api, kala itu nyalain beberapa kembang api sekaligus lalu dilempar ke pohon, nah kalau nyangkut di ranting kan seru gitu. Dan celakanya kala itu ada yang nyangkut di daun yang kering hingga akhirnya muncul bara api, panik bukan main karena takut apinya menyebar, takut kena marah. Tapi untungnya api bisa padam, setelah itu kapok deh! Gak lagi-lagi main kembang api! Dan sekarang prihatin aja kalau ada yang masih suka main petasan atau kembang api! 

Menurutku main petasan atau kembang api itu nikmatnya sesat *eh sesaat doang, pemborosannya jelas ( karena secara tidak langsung hanya bakar-bakar duit ) dan resiko tak terduga bisa datang semena-mena.

Contoh produk berbahaya selain petasan atau kembang api tapi marak dipasaran adalah produk kosmetik ilegal! Banyak kan yang jual produk pemutih, pelangsing, penghilang jerawat atau semacamnya dengan modal foto before-after kasih embel-embel yang ajaib lalu posting di facebook lalu viral dan banyak yang akhirnya beli tapi begitu pakai justru gak sesuai harapan.

Di luaran sana masih banyak produk berbahaya lainnya baik yang dijual online maupun offline. Maka dari itu ya itu tadi harus teliti, baca label, izin produksi atau izin edarnya dan info lainnya agar kita tidak salah beli produk bohongan atau produk yang berbahaya.

Yah pokoknya sebagai konsumen kita harus jeli, jangan takut dibilang pembeli bawel atau pembeli ribet karena memang selaku konsumen kita punya hak, yakni:


  • Mendapatkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa.
  • Memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa sesuai nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.
  • Memperoleh informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa.
  • Didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan.
  • Mendapatkan advokasi, perlindungan dan upaya penyelesaian sengketa secara patut.
  • Mendapatkan pembinaan dan pendidikan konsumen.
  • Diperlakukan dan dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.
  • Mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian.


    Nah kalau ada hak pastinya juga ada kewajiban konsumen, yakni:


    • Membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian barang dan/atau jasa.
    • Beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan/atau jasa.
    • Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati.
    • Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa secara patut.


      Hak dan kewajiban diatas ada didalam Undang-undang no 8 tahun 1999 yang mengatur perlindungan konsumen. Kalau misal merasa dirugikan atau tertipu jangan sungkan untuk menghubungi pihak terkait, misal bicarakan baik-baik dengan pihak penjual atau hubungi kontak layanan konsumen. Kalau pihak penjual tidak merespon atau tidak menemui titik terang maka bisa juga mengadu ke:

      -Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) setempat
      -Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) terdekat
      -Dinas yang menangani perlindungan konsumen di Kabupaten/Kota
      -Pos layanan informasi dan pengaduan konsumen:
      • Hotline : (021)3441839
      • Website : http://siswaspk.kemendag.go.id
      • E-mail : pengaduan.konsumen@kemendag.go.id
      • Whatsapp : 0853 1111 1010
      • Google Play Store : Pengaduan Konsumen
      Dan perlu diingat bahwa di era digital seperti saat ini hindari mengeluh di sosmed (apalagi dengan bahasa yang kasar), karena selama ini banyak kasus orang curhat di sosmed terkait ketidakpuasan terhadap produk atau jasa tapi justru berbalik menjadi kasus pencemaran nama baik. Lebih baik ya itu tadi coba sampaikan dulu ke pihak terkait (penjual/produsen) dan jika gak ada respon coba mengadu ke beberapa layanan pengaduan konsumen diatas.

      Tapi biasanya kita selaku konsumen males ribetnya, iya kan? Kalau gak benar-benar kepepet pasti lebih memilih memaklumi meski sebenarnya statusnya dirugikan. Apalagi adanya kasus-kasus konsumen yang curhat terkait keluhan produk atau jasa tapi akhirnya menjadi kasus yang rumit seperti dulu jaman kasus ibu Prita, kasus Aco terkait perumahan, atau kasus artis yang baru-baru ini terjadi adalah kasus Lyra Virna terkait travel umroh. Pelajarannya sih kita harus hati-hati kalau ingin mengeluh di sosmed tapi jangan pula kasus-kasus itu bikin kita takut untuk mengadu jika dirugikan atau tertipu.

      Ya gitu deh, masalah perlindungan konsumen memang sejauh ini nampaknya belum begitu efektif karena masih banyak masyarakat atau konsumen yang enggan mengadu atau gak tau kemana harus mengadu atau ada yang sudah mengadu tapi masih banyak kasus yang masih belum terselesaikan dengan baik. Namun meski demikian kita harus menyambut positif upaya perlindungan konsumen ini. Seenggaknya kini ada gerakan-gerakan yang berusaha mensosialisasikan masalah perlindungan konsumen. Misal mulai tanggal 20 April 2012 ada yang namanya hari konsumen nasional bahkan ada alamat situsnya yakni harkonas.id. Di tahun-tahun berikutnya dibulan april selalu rutin dengan peringatan hari konsumen nasional yang bertujuan:


      • Sebagai upaya penguatan kesadaran secara masif akan arti pentingnya hak dan kewajiban konsumen serta sebagai pendorong meningkatnya daya saing produk yang dihasilkan pelaku usaha dalam negeri.
      • Menempatkan konsumen pada subyek penentu kegiatan ekonomi sehingga pelaku usaha terdorong untuk dapat memproduksi dan memperdagangkan barang/jasa yang berkualitas serta berdaya saing di era globalisasi.
      • Menempatkan konsumen untuk menjadi agen perubahan dalam posisinya sebagai subyek penentu kegiatan Ekonomi Indonesia.
      • Mendorong pemerintah dalam melaksanakan tugas mengembangkan upaya perlindungan konsumen di Indonesia.
      • Mendorong pembentukan-pembentukan jejaring komunitas perlindungan konsumen.


      Kesimpulannya adalah kita harus menjadi konsumen yang cerdas apalagi diera digital seperti saat ini, dimana kita lebih gampang mencari informasi atau menghubungi pihak terkait. Entah belanja offline ataupun online tetap harus jeli dan teliti sebelum membeli. Dan kita selaku konsumen ketika memiliki masalah, maka jangan ragu untuk memanfaatkan fasilitas yang ada seperti layanan pengaduan dan lain sebagainya. Asalkan kita benar dan dirugikan maka syah-syah saja untuk menuntut hak sebagai konsumen.

      Sebenarnya banyak kok hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari namun kitanya yang harusnya cerdas dalam memilah dan memilih. Misal sekarang ini banyak sekali hoax, itu berarti kitanya sebagai konsumen berita harus cerdas dalam memilah dan memilih informasi. Info-info didunia maya itu bagaikan sampah, jadi sudah semestinya kita harus bisa memilih mana info yang benar dan mana yang tidak, sehingga tidak sembarangan share atau tidak ikut panik jika ada informasi yang tidak benar alias hoax.

      Ya gitu deh ya, sepertinya ketak-ketik kali ini sudah cukup panjang! Intinya cuma mau ngajakin untuk menjadi konsumen cerdas di era digital. Harapannya semoga makin banyak yang menjadi konsumen cerdas dan pemerintah atau pihak terkait juga semakin peduli dengan perlindungan konsumen. *udah gitu aja, terimakasih buat yang sudah menyimak.


      Sumber: pengalaman pribadi dan situs harkonas.id

      salam ketak-ketik,
      dr pojokan