Pengertian PERIKLANAN (ADVERTISING)

Pembahasan sebelumnya sudah mengulas tentang Bentuk-bentuk Promosi. Salah satu Bentuk-bentuk Promosi itu adalah Periklanan atau advertising, maka dari itu saatnya mengulas lebih lanjut mengenai arti dari Periklanan dan juga iklan itu sendiri.

Periklanan adalah bentuk promosi non personal dengan menggunakan berbagai media yang ditujukan untuk merangsang pembelian.

Bentuk penyajian periklanan berupa ide yang berisi informasi, bujukan serta pengingat agar orang yang milihat iklan itu tertarik terhadap barang/jasa yang diiklankan sehingga terdorong untuk melakukan pembelian.

 Pada dasarnya pengiklanan barang/jasa merupakan komunikasi yang efektif dalam merubah sikap dan perilaku konsumen. Promosi melalui periklanan ini banyak sekali macamnya, dari yang sederhana hingga yang istimewa, dari yang elekronik seperti televisi dan radio hingga yang cetak seperti Koran, majalah, brosur dan lain sebagainya. APAKAH IKLAN DAN PERIKLANAN ITU?

Iklan dapat ditemui dimana saja, baik itu iklan terselubung ataupun iklan yang terang-terangan. Siapa saja bisa menjumpai iklan ketika membaca Koran, menonton TV, mendengarkan radio, saat melakukan perjalanan dan lain sebagainya. 


 Dengan mudahnya orang menjumpai berbagai iklan, maka sudah dapat dipastikan bahwa hampir semua orang sudah tau dan pernah melihat iklan. Meski banyak orang yang tidak menyukai selingan iklan, seperti di TV atau diradio dan lainya namun iklan mampu menarik perhatian dan cukup berpengaruh bagi perilaku konsumen sehingga berpengaruh pula terhadap keputusan pembelian. Masyarakat cenderung merasa bangga memakai produk-produk yang diiklankan atau produk-produk yang terkenal ketimbang produk yang tidak pernah dilihat dalam iklan dan tidak terkenal.

Apa itu iklan? Iklan adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk barang/jasa yang disampaikan lewat suatu media baik cetak maupun elektronik yang ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat


Dengan demikian iklan merupakan suatu alat komunikasi antara produsen/penjual dengan para konsumen/pembeli. Menurut Kotler (2000:658), periklanan didefinisikan sebagai bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara nonpersonal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran.

Menurut Rhenald Kasali, secara sederhana iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan oleh suatu masyarakat lewat suatu media. Agar iklan mimiliki perbedaan dengan pengumunan biasa maka akan lebih baik bila diarahkan untuk membujuk orang supaya membeli.

Apa itu Periklanan? Periklanan adalah keseluruhan proses yang meliputi penyiapan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan penyampaian iklan. Sebelum menyampaikan iklan kepada masyarakat, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan yaitu Pertama, perlu mengenal dan menentukan sasaran khalayak-nya. Setelah itu menentukan Media yang akan digunakan. Baru kemudian merancang pesan iklan yang sesuai dengan kebutuhan.

Secara umum, iklan merupakan suatu bentuk komunikasi nonpersonal yang menyampaikan informasi berbayar sesuai keinginan dari institusi/sponsor tertentu melalui media massa yang bertujuan memengaruhi/mempersuasi khalayak agar membeli suatu produk atau jasa. 


Iklan memiliki berbagai karakteristik antara lain merupakan suatu bentuk komunikasi yang berbayar, non personal komusikasi, menggunakan media masa sebagai penyebaran pesannya, menggunakan sponsor yang teridentifikasi, bersifat membujuk masyarakat, bertujuan untuk meraih khalayak sebanyak-banyaknya.

Iklan merupakan salah satu bagian dari aktivitas promosi, seorang pemilik usaha bisa menyebar luaskan usaha bisnisnya melalui iklan. Misalnya dengan iklan di koran, radio, spanduk, brosur dan lain-lainya. Salah satu bentuk promosi yang efektif dan efisien adalah iklan jadi tak ada salahnya untuk mencoba mengiklankan usaha bisnis kecil-menengah melalui iklan agar barang/jasa semakin banyak pembelinya sehingga keuntungan pun juga semakin besar.

Keberhasilan dari suatu perekonomian nasional banyak ditentukan oleh kegiatan-kegiatan periklanan dalam menunjang usaha penjualan yang menentukan kelangsungan hidup usaha bisnisnya. Negara-negara yang sudah maju senantiasa disemarakkan oleh kegiatan periklanan yang begitu gencar. Lain halnya di negera-negara yang ekonominya masih lemah kegiatan iklanya pun masih berada pada taraf yang belum maksimal.

Pada perusahaan-perusahaan kecil umumnya kegiatan iklan ditangani oleh seseorang di departemen pemasaran atau penjualan, yang bekerjasama dengan biro iklan. Sedangkan di perusahaan besar sering membentuk departemen periklanan sendiri. Periklanan merupakan salah satu tahapan dalam pemasaran yang mencerminkan produk barang atau jasa, baik penamaannya, pengemasannya, penetapan harga, dan distribusinya. Tanpa adanya periklanan berbagai produk belum tentu bisa sampai ke tangan konsumen atau pemakainya dengan mulus.

Salam hormat,

IG @widhawatitok 


Tidur Kurang dari 6 Jam Bisa Mati Cepat?

SAN FRANSISCO (KRjogja.com) - Para peneliti menganjurkan waktu tidur ideal adalah delapan jam setiap harinya. Jika waktu tidur kurang dari enam jam maka akan beresiko memperpendek usia.

Meski waktu tidur dianjurkan lebih dari enam jam, namun para peneliti juga tidak menganjurkan untuk tidur dalam waktu yang lama karena hal itupun akan menyebabkan masalah besar dalam tubuh.

Penelitian yang diadakan oleh para peneliti dari Inggris dan Itali telah menganalisa data dari 16 studi yang terpisah di Eropa, Amerika dan Asia selama 25 tahun. Studi tersebut melibatkan sekira 1,3 juta orang dan mempelajari 100.000 kasus kematian.

Dalam studi tersebut ditemukan, masyarakat yang tidur kurang dari enam jam setiap malam memiliki resiko meninggal 25 tahun lebih dulu ketimbang mereka yang tidur selama delapan jam sehari.

Anehnya, kesempatan untuk meninggal lebih dulu ini juga akan terjadi bagi mereka yang tidur selama lebih dari sembilan jam. Artinya, para peneliti juga menganggap waktu tidur yang cepat akan memiliki resiko yang sama dengan mereka yang tidur lebih dari sembilan jam.

"Jika tidur dalam waktu singkat mampu memperburuk kesehatan maka waktu tidur yang lama juga akan lebih memperburuk kesejatan anda," ujar Profesor Fransesco Cappucio, ketua tim peneliti gabungan antara University of Warwick dan Federico II University, Kamis (6/5).

Dikatakan Cappuccio, era modern menuntut masyarakat untuk semakin aktif bekerja dan bersosialisasi sehingga melupakan waktu untuk tidur. Bahkan banyak dari masyarakat yang tidur kurang dari enam jam karena tekanan hidup, khususnya mereka yang telah menjadi karyawan full-time dari sebuah perusahaan, serta waktu kerja yang cukup panjang. Oleh karena itu, wajar jika kemudian kesehatan terganggu karena waktu tidur yang tidak mencukupi.

"Dianjurkan waktu tidur benar-benar harus di atas enam jam dan tidak lebih dari delapan jam. Hal ini memungkinkan tubuh akan beristirahat dengan optimal dan mempengaruhi kesehatan juga. Durasi tidur ini dipengaruhi juga oleh faktor kebiasaan dan kondisi lingkungan," ujar Cappuccio.

Dari jumlah responden, sekira 12 persennya mengaku tidur kurang dari enam jam setiap malam. (okz/yan)
(sumber:Kr Jogja, 7 Mei 2010)
ciak...desing....jrootzzzz....
salam hormat dariku,
wong_anTeng

Bentuk-bentuk Promosi

Seperti apakah bentuk-bentuk dari promosi itu? Membuat brosur, memberikan potongan penjualan, menjual produk melalui telephon, menyebarkan informasi produ dari mulut ke mulut dan lain-lainya itu adalah contoh bentuk promosi. Kegiatan promosi begitu beraneka ragam macamnya, namun pada umumnya memiliki fungsi yang sama, dan biasanya bentuk-bentuk promosi tersebut dibedakan berdasarkan tugas khususnya. Bentuk-bentuk promosi itu antara lain:

1.PERIKLANAN (ADVERTISING)
2.PENJUALAN PERSEORANGAN (PERSONAL SELLING)
3.PROMOSI PENJUALAN (SALES PROMOTION)
4.HUBUNGAN MASYARAKAT (PUBLIC RELATION)
5.INFORMASI DARI MULUT KE MULUT (WORD OF MOUTH)
6.PEMASARAN LANGSUNG (DIRECT MARKETING)

Demikianlah bentuk-bentuk promosi yang dapat tersampaikan pada postingan kali ini, dan untuk pembahasan selengkapnya bisa diklik dimasing-masing link diatas.

Salam hormat,

IG@widhawatitok


Benarkah Biaya Promosi itu Mahal?

"Saya belum pernah coba pasang iklan, kalau pasang iklan takut biayannya mahal dan alahamdulillah masih banyak orang yang datang kesini meskipun Cuma sekedar liat-liat tok”, demikian kata Seorang pemilik usaha kos di Jogjakarta. Kebanyakan pemilik usaha kecil-menengah memang enggan melakukan promosi karena takut memakan biaya.

Kegiatan promosi memang memerlukan biaya namun tidak semuanya mahal, ada banyak pilihan dalam berpromosi dan biayanyapun terjangkau oleh usaha kecil-menengah. Sebagai pemilik usaha kecil-menengah tidak perlu takut untuk melakukan promosi barang/jasa kepada masyarakat luas. Tapi jangan pula terlalu membesar-besarkan promosi hingga menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

Sebagain besar orang yang melakukan promosi pasti memiliki tujuan akhir yang sama yaitu mendapatkan keuntungan yang lebih, bila tidak berhati-hati dan terlalu boros bisa jadi malah merugi. Jadi Biaya Promosi itu tidak Mahal apa Murah??? Benarkah Biaya Promosi itu sebenarnya MAHAL? Mahal enggaknya tergantung modal, kalo modal mefet dah pasti menganggapnya mahal, tapi lain halnya jika modal berlebihan pastinya menganggapnya biasa ajah. Mahal atau Murah yang jelas Promosi itu Perlu.


Agar tidak memakan biaya yang mahal dalam berpromosi, maka sebelum melakukan kegiatan promosi perlu dipersiapkan dan direncanakan dengan sebaik-baiknya agar tepat sasaran dan tujuan bisa tercapai. Cari dan pilih promosi dengan biaya yang kecil namun efeknya besar.

Contoh promosi sederhana dan tak memakan biaya adalah dari mulut ke mulut, misalnya memberi tahukan usaha bisnis anda kepada tetangga, kenalan baru, teman lama dan lain sebagainya. Contoh lain adalah dengan cara memang spanduk di tempat-tempat yang ramai seperti pasar dan tempat-tempat umum lainya. Bisa juga mengiklankan lewat radio atau mungkin Koran dan lain sebagainya.

Biasanya semakin luas jangkauan sasaran promosinya akan semakin besar pula biaya. Untuk itu sebelum melakukan promosi baiknya rencanakan dengan sebaik mungkin dan tentukan dulu sasaran pasarnya, agar lebih mudah dalam memperkirakan biaya yang dibutuhkan. Dengan adanya perencanaan yang baik setidaknya bisa terhindar dari biaya promosi yang mahal dan bisa berpromosi sesuai anggaran yang ada.

Bagi para pemilik usaha yang ingin melakukan promosi memang sebaiknya hati-hati agar tidak terjadi pembengkaan biaya. Diluaran sana banyak usaha bisnis yang maju karena melakukan promosi dengan baik, namun ada pula perusahaan yang merugi karena tidak bisa mengelola kegiatan promosi dengan baik sehingga memakan banyak biaya.

Sebagai langkah untuk maju dan berkembang tak ada salahnya untuk mencoba memperkenalkan usaha bisnis melalui promosi. Dalam melakukan promosi agar dapat efektif perlu adanya bauran promosi, yaitu kombinasi yang optimal bagi berbagai jenis kegiatan atau pemilihan jenis kegiatan promosi yang paling efektif dalam meningkatkan penjualan.

Cukup sekian dan untuk ilmu yang lebih mendalam kunjungi perpustakaan terdekat.

Salam hormat,
IG widhawatitok

Internet Menjadi Sarana Judi Masa Kini

Judi di Internet mungkin sudah ada sedari dulu, dan kini semakin menja-jadi karena semakin banyak orang yang mengonsumsi Internet. Sekarang Internet semakin mudah diakses kapanpun dan dimanapun, sehingga hal ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai peluang bisnis. Banyak yang memanfaatkan internet untuk binis yang halal namun banyak pula yang menyalahgunakanya untuk hal-hal yang dilarang, seperti Judi. Internet Menjadi Sarana Judi Masa Kini mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi. Contoh kasus Judi diInternet yang sudah berhasil diringkus adalah seperti yang di beritakan di liputan 6 SCTV berikut ini:

Liputan6.com, Jakarta: Aparat Satuan Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya meringkus bandar judi online di kawasan Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (4/5). Sejumlah barang milik sang bandar, Benny, seperti, laptop, telepon genggam, rekening bank, dan uang tunai Rp 500 juta, disita. Pria 24 tahun itu menyediakan permainan judi dalam situs Kasinobobot.com yang dikelola di Indonesia.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar, peserta yang hendak bermain harus mentransfer sejumlah uang. Jika menang, katanya, hadiah akan ditransfer ke rekening si pemasang taruhan.

Dijelaskan Boy, bisnis judi online itu sudah dilakukan tersangka sejak setahun silam. "Dengan jumlah peserta sebanyak 160 orang, omzet Benny diperkirakan mencapai Rp 15 miliar per bulan," tambahnya.

Polisi masih mengembangkan kasus ini, karena masih ada beberapa orang lain yang dianggap terlibat.(sumber: Liputan 6 SCTV 4 Mei 2010)

Sebagai pemain dunia maya yang baik dan benar dah barang tentu wajib menghindari perbuatan yang dilarang seperti halnya judi di internet, masih banyak cara lain untuk bisa mengeruk uang di dunia maya dengan cara yang syah. Hindari Gombal warming untuk kehidupan dunia maya yang lebih baik.

ciak...desing....jrootzzzz....

salam hormat dariku,

wong_anTeng