19 April 2020

Pengin Hidup Tenang? Gampang, Jalani Hidup Apa Adanya!

Ketak-ketik kali ini edisi jalani hidup apa adanya tanpa syarat ketentuan. Dari dulu aku suka mengamati iklan, terlebih dulu waktu masih sekolah ada mapel periklanan yang kadang ada tugas menganalisa sebuah iklan. Dalam sebuah iklan pasti ada pesan yang disampaikan. Berkaitan dengan apa yang aku lihat, ini ada video menarik:



Dalam video singkat diatas bisa ditangkap berbagai pesan yang intinya tentang "jalani hidup apa adanya".

Misalnya: berani tampil apa adanya tanpa make up, berani ngobrol ma teman apa adanya tanpa basa-basi, berani foto apa adanya tanpa aplikasi atau efek-efek kamera jahat, posting ya posting aja apa adanya tanpa nungguin dilike follower palsu, dll silakan dipetik sendiri.

Seolah video yang disampaikan itu mengajak kita untuk hidup jujur, apa adanya, gak usah berpura-pura, cukup jadi diri sendiri aja agar hidup jadi lebih tenang dan nyaman. Apalagi diera serba sosmed seperti saat ini, dimana dikit-dikit cepret lalu posting. Kadang mungkin juga ada dimana apa yang diposting tak sesuai dengan keadaan sebenarnya alias hanya pencitraan atau pura-pura biar kelihatan wah wih wuh weh gitu. Di dunia maya yang ngeri itu ketika pura-pura tapi terlanjur viral, misal pura-pura sosialita dijagat sosmed, tapi suatu ketika ketahuan aslinya, apa yang terjadi? Ya minimal pasti dibully ya kan? Jadi ya mending biasa aja gak usah pura-pura apalagi tipu-tipu. Kalau sama teman sendiri ya mending jujur-jujuran aja, gak perlu basa-basi apalagi pura-pura baik didepan tapi dibelakang ngedumel gak jelas, jangan sampai jadi toxic bagi diri sendiri atau orang lain.

Kalau aku pribadi memang sangat setuju dengan prinsip jalani hidup apa adanya. Sangking setujunya dengan prinsip apa adanya atau ngotot jadi diri sendiri hingga kadang jatuhnya malah kayak keras kepala alias 'ngeyelan'. Bahkan ketika aku ngeblog atau mainan sosmed pun tetep pegang prinsip jalani apa adanya, misal:

1. Jalani ngeblog dengan ketak-ketik apa adanya, aku posting ya posting aja, tanpa harus ngejar PA atau DA atau semacamnya. Aku ngeblog memang karena suka ketak-ketik sesuka hati, isi blognya pun gado-gado banget. Tujuan ngeblog disini tuh untuk menghibur diri, bisa ketak-ketik entah apapun itu rasanya seperti ada sensasi 'mak plonggg' gitu loh. Lah kalau ngeblognya semaunya sendiri dan niche-nya gak jelas gitu berarti susah dapat job konten berbayar atau semacamnya gitu dong? Ya iya, lagian aku juga gak nyari job yang ada syarat ketentuan berlaku yang blog harus segini, begini, begitu. Aku cari duit lewat blog-nya dengan cara jualan sajalah. Tapi kadang kalau ada tawaran lalu mau menerima blogku apa adanya dengan syarat ketentuan yang gak ribet dan aku memang ada pengalaman memakai produknya ya udah boleh deh diambil, kalau enggak ya gak perlu diambil.

2. Aku main IG ketika posting ya posting aja, tanpa harus menata feed. Pusing amat mau posting aja harus ngurutin feed. Loh kalo gitu tampilan IG-nya amburadul dan miskin follower dong? Ya iya, lagian buat apa kaya follower kalau yang follow akun palsu atau akun asli tapi gak pernah interaksi. *eaaa... bisa aja ngelesnya, dasar miskin follower -hahaha-. Btw, kalau miskin follower berarti gak pernah dapat job endorse atau semacamnya gitu dong? Ya iyalah..... Eh tapi kalau boleh jujur pernah dhing, dulu pernah dapat satu post IG yang dibayar IM3 Ooredoo. Waktu itu sempat heran sih, kok posting berbayar tapi tanpa syarat ketentuan misal follower harus sebanyak sekian sekian. Beneran gak ada syarat jumlah follower loh waktu itu, ajaib kan? Di instagram biasanya aku cuma posting capung, laba-laba, pemandangan sawah ketika sepedaan, foto bunga atau semacamnya.



Lepas dari kehidupan maya entah blog, IG atau sosmed lainnya, jalani hidup apa adanya di kehidupan nyata juga tak kalah penting. Misal punyanya motor ya naik motor aja, kalau maksain kredit mobil pasti dijamin hidupnya tambah stres karena ada beban cicilan yang menghantui. Ya pokoknya hidup itu entah di dunia maya atau dunia nyata gak perlu pura-pura. Apalagi kalau sampai maksain diri ngikutin gaya hidup orang lain. Hidup kalau penuh kepura-puraan atau cuma ngikutin orang lain pasti bakalan capek sendiri, makanya jalani hidup apa adanya dan jadi diri sendiri aja biar hidup lebih tenang lahir dan batin. Tidak usah malu hidup apa adanya, daripada harus berpura-pura tapi diri sendiri merasa terpaksa dan gak bahagia, ya kan?

Nah ngomongin soal jalani hidup apa adanya tanpa syarat, rupanya IM3 Ooredoo sangat mendukung terutama kaum muda agar menjalani hidup apa adanya dengan menghadirkan lini produk telekomunikasi yang simple, bebas syarat ketentuan seperti Freedom Internet. Dengan freedom internet kita bisa jalani hidup apa adanya, tetap bahagia dan fokus berkarya.


Salam ketak-ketik,
dr pojokan

Related Posts

Pengin Hidup Tenang? Gampang, Jalani Hidup Apa Adanya!
4/ 5
Oleh

2 komentar:

  1. akupun begitu mba, engga mau segitunya mikirin gimana biar kita feed kita bagus, yang penting tetap jaga etika saat posting

    ReplyDelete

Silakan Berkomentar di Blognya Mbak Widha (BMW), Agar komentarnya rapi mohon komentar menggunakan NAMA anda, hindari pemakaian nama yang aneh-aneh biar gak masuk Spam!