2/27/2011

Mengubah HURUF dan WARNA template klasik

Sebelumnya 'Blognya Mbak Widha'sudah mengulas cara memasang templet klasik ke blogger baru dan cara membuat readmore pada templet klasik dan kini aku kembli bikin sesuatu yang berbau-bau klasik,yaitu Cara mengubah Huruf dan WARNA pada templet klasik. Ini adalah kenangan jaman dulu kala utak-utik template blog klasik di blogku yang sudah tak terupadate lagi yaitu http://khursusbisnis.blogspot.com. Dulu aku mencoba merubah warna dari template klasik dan ternyata berhasil sehingga warnanya dah tidak sealami yang aslinya. Jika teman-teman menggunakan template klasik maka menu untuk mengatur huruf dan warna kagak ada, tidak seperti di blogger baru yang menyediakan menu untuk mengatur huruf dan warna. Terus bagaimana cara Mengubah Huruf dan Warna Template Klasik? Jika teman-teman ingin mengubahnya maka kunci untuk mengubah warna dan huruf adalah terletak pada kode CSS di kode HTML. Kode CSS terletak dibagian tengah, dimana di bagian itu terdapat kode warna dan huruf tampilan blog teman. Berikut adalah contoh potongan kode CSS pada HTML blogku:

<style type="text/css">
body {
margin: 0;
padding: 0;
min-width: 760px;
font-family: Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;
color: #0411FF;
background-color: #000000;
background-attachment: fixed;
background-image: url(http://img54.imageshack.us/img54/7580/backgroundcf4.jpg);
background-repeat: repeat-y;
background-position: center top;
}

td {
font-size: 12px;
}
.tanggalpost {
font-size: 11px;
font-weight: bold;
text-align: right;
background-color: #8C8C8C;

letter-spacing: 1px;
}
.judulpost {
font-size: 18px;
font-weight: bold;
color: #ffffff;
text-align: left;
background-color: #A8A8A8;
font-family: Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
}
.isipost {
text-align: justify;
padding: 2px;
border: 4px solid #ff0000;

Untuk warna template teman-teman bisa mengubah kode heksa color/warnanya, misalanya background-color: #000000; itu berarti warna backgroundnya hitam jika ingin mengubahnya menjadi merah maka ganti saja kode heksanya dari #000000 menjadi #ff00000. Untuk hurufnya tinggal ganti saja jenis/tipe font/huruf misalanya pada CSS font-family: Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif; anda bisa menganti hurufnya menjadi Arial,impact,times roman dllnya .

Gimana? Mudah kan, sebagai sebagai awam yang tidak tau menaung masalah CSSpun bisa so pasti teman-teman juga bisa toh. Apapun jika mau belajar bisa jadi mudah. Selamat utak-utik font dan color di template klasik, semoga bisa berubah sesuai keinginan teman-teman,sambung lagi dilain postingan.

salam hormat dariku,
widhawati


Kelebihan dan Kelemahan Media Iklan

Sebelumnya 'Blognya Mbak Widha' sudah mengulas tentang Media Iklan dan Macamnya dan juga tentang Pemilihan Media Iklan, kini saatnya memasuki tema Kelebihan dan Kelemahah Media Iklan. Media iklan banyak macamnya baik yang cetak ataupun audio, dan masing-masing pasti ada kelebihan dan kekuranganya. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kelemahan dari berbagai macam media.

KELEBIHAN SURAT KABAR:
a. Relatif lebih murah
b. Sangat fleksibel
c. Dapat dinikmati lebih lama
d. Penerimaan yang luas
e. Ketepatan waktu
f. Dipercaya
g. Terdapat nilai berita dan bersifat segera
h. Identifikasi penyalur lokal
i. Pemasangan cepat

KELEMAHAN SURAT KABAR:
a. Mudah diabaikan dalam jangka waktu yang pendek
b. Cepat basi
c. Mutu reproduksi kecil
d. Penerusan ke audiens berikutanya kecil
e. Kurang selektif secara demografis
f. Fasilitas warna terbatas
g. Tarif berbeda untuk tingkat lokal dan nasional

KELEBIHAN MAJALAH
a. Dapat dinikmati lebih lama
b. Pembacanya lebih selekstif
c. Dapat mengemukakan gambar yang menarik
d. Pilihan geografis dan demografis tinggi, menjangkau banyak pembaca
e. Usia iklan relatif lama

KELEMAHAN MAJALAH
a. Biaya relatif lebih tinggi
b. Flesibelitas rendah
c. Pembinaan pembaca lambat
d. Kurang bersifat mendorong dibandingkan dengan TV
e. Kurang segera
f. Harus daftar lama sebelumnya
g. Bukan media yang berfrekuensi tinggi
h. Ada peredaran yang sia-sia

KELEBIHAN TELEVISI
a. Dapat dinikmari oleh siapa saja
b. Waktu dan acara siarannya sudah tentu
c. Dapat memberikan kombinasi antara suara dengan gambar
d. Bergerak
e. Jangkauan luas
f. Merupakan media yang bersifat mendorong
g. Kesegaran pesan
h. Bersifat hiburan

KELEMAHAN TELEVISI
a. Biaya relatif lebih tinggi
b. Hanya dapat dinikmati sebentar
c. Kurang fleksibel
d. Demografis kurang selektif


KELEBIHAN RADIO
a. Biaya relatif rendah
b. Dapat diterima oleh siapa saja
c. Dapat menjangkau daerah yang luas
d. Selektif secara demografis
e. Frekuensi tinggi

KELEMAHAN RADIO
a. Waktu terbatas
b. Tidak dapat mengemukakan gambar
c. Pendengar sering kurang mendengarkan secara penuh karena sambil melakukan aktifitas lain
d. Kekacauan siaran iklan

KELEBIHAN SURAT LANGSUNG
a. Audient terpilih
b. Fleksibel
c. Tidak ada persaingan
d. Iklan dalam media yang sama

KELEMAHAN SURAT LANGSUNG
a. Biaya relatif tinggi
b. Mempunyai citra sebagai surat sampah

KELEBIHAN BROSUR
a. Lentur
b. Sangat terkendali
c. Biaya relatif rendah
d. Peluang interaktif

KELEMAHAN BROSUR
a. Produksi yang berlebihan bisa menyebabkan biaya yang sia-sia

KELEBIHAN RUANG TERBUKA
a. Pengulangan paparan tinggi
b. Biayanya relatif rendah
c. Persaingannya rendah

KELEMAHAN RUANG TERBUKA
a. Tidak ada pilihan audient
b. Kreatifitas terbatas

Sekiranya sikian cukup terkait Kelebihan dan Kelemahan Media Iklan, sambung lagi dilain postingan.

Butuh souvenir payung untuk sarana promosi yang unik? pesan ditempatku aja ya murah loh. *eaaa... malah promosi hahaha...

salam hormat dariku,
widhawati

2/26/2011

Pemilihan Media Iklan

Blognya Mbak Widha (BMW) kembali memasuki area dunia marketing dalam tema Pemilihan Media Iklan. Hal ini terkait pemilihan media iklan, HAL-HAL APASAJA YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PEMILIHAN MEDIA IKLAN? Media iklan memang begitu banyak alternatifnya sehingga para pengiklan bisa dengan leluasa memilihnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan media iklan, antara lain sebagai berikut:

1. Tujuan periklanan
Tujuan periklanan perlu ditetapkan sebelum memilih media iklan, misalnya tujuan melakukan kegiatan periklanan adalah untuk meyebarkan informasi produk dengan cepat ke masyarakat luas, untuk mencapai tujuan tersebut bisa dicapai dengan memilih radio atau surat kabar sebagai media iklanya, karena radio dan surat kabar penyebaran informasinya lebih cepat.

2. Sirkulasi media
Sirkulasi media yang dipakai harusnya disesuaikan dengan segmen pasar yang dituju dan juga harus sesuai dengan distribusi produknya. Jika produk yang ditawarkan distribusi atau daerah penjualan untuk daerah lokal saja, maka media iklan yang dipilih baiknya yang menjangkau daerah penjualan produk tersebut. Misalnya, anda memiliki sebuah usaha mebel dengan pasaran di daerah Jogjakarta maka anda bisa memilih media cetak lokal jogja yaitu Harian Jogja atau Kedaulatan Rakyat (KR).

3. Waktu dan alokasi dimana keputusan membeli dibuat
Waktu dan alokasi dimana keputusan membeli dibuat sangat berpengaruh dalam pemilihan media iklan karena kemungkinan keputusan pembelian konsumen tidak selalu terjadi dirumah. Bahkan bisa jadi konsumen yang sudah merencanakan keputusan pembelian dari rumah akan berubah ketika melihat sebuah iklan.

4. Biaya yang harus dikeluarkan
Biaya yang harus dikeluarkan untuk beriklan harus diperhatikan agar tidak terjadi pembengkaan biaya karena aktivitas pereiklanan. Pemilihan media iklan perlu disesuaikan dengan dana yang tersedia dan seberapa jauh sirkulasi atau jangkauan penyebarannya. Biasanya semakin luas yang dijangkau oleh media iklan maka biayanya pun akan semakin mahal. Misalnya biaya iklan untuk TV lokal pastinya akan lebih murah dari pada TV nasional.

5. Kerja sama dan bantuan yang ditawarkan oleh media
Media iklan memang banyak tersedia, mereka berlomba menawarkan pelayanan yang berbeda-beda. Dalam memilih media iklan yang perlu diperhatikan salah satu diantaranya adalah kerja sama dan bantuan yang mereka tawarkan. Dan sebagai pihak yang memasang iklan sudah pasti akan memilih media yang menawarkan kerjasama yang baik dan bantuan promosi yang lebih besar.

6. Karakteristik media
Karakteristik media perlu dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan pemilihan media. Karekteristik media yang dipilih baiknya disesuaikan dengan jenis produk yang akan diklankan. Jika produk yang akan diklankan sudah cukup digambarkan dengan tulisan, pilih saja media cetak sebagai media iklanya. Jika produk yang ditawarkan bisa digambarkan melalui suara, pilih saja radio sebagai media iklannya.

7. Kebaikan dan keburukan media
Kebaikan dan keburukan media perlu dipertimbangkan karena keberhasilan dalam periklanan yang akan dilakukan nantinya juga tergantung dari buruknya suatu media yang akan digunakan untuk menyampaikan pesan. Dari sekian banyak media iklan yang ada, masing-masing tentu memiliki kebaikan dan keburukan. Sebagai pemasang iklan tentunya akan memilih yang paling baik dan paling minim keburukanya.

Hal-hal tersebut perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media iklan agar aktivitas iklan yang akan dilakukan dapat efektif dan efisian dalam mencapai tujuan. Sebagai pihak pemasang iklan memang perlu jeli dalam memilih media yang tepat sesuai dengan apa yang akan diiklankan. Sekiranya sekian cukup terkait Pemilihan Media Iklan lanjut lagi dipostingan lain.

Butuh souvenir payung untuk sarana promosi yang unik? pesan ditempatku aja ya murah loh. *eaaa... malah promosi hahaha...


salam hormat dariku,
widhawati

Cara membuat read more template klasik

Blognya Mbak Widha (BMW) kembali akan mengulas tentang tutorial blog, pembahasan seputar blog sebelumnya adalah Cara Memasang Template Klasik di Blogger baru, sekarang aku ulas tentang Cara Membuat Read More Template Klasik. Ini sekedar berbagi kenangan belajar ngeblog tempo dulu. Apa itu Read More? Read More alias Baca Selengkapnya adalah potongan artikel yang ada di beranda dengan mengeklik read more atau baca selengkapnya maka pengunjung akan mendapati tulisan secara utuh. Cara Memasang Read More atau Baca Selengkapnya pada template klasik berbeda dengan Cara memasang read more pada template baru. Dengan read more maka tampilan beranda atau home blog terlihat lebih rapi, Contoh pemakian read more adalah seperti di Blognya Mbak Widha ini. Bagaimana cara memasang read more pada template klasik? berikut ulasan BMW:

Seperti biasanya yah, log in dulu di blogger.com

1.Pilih menu template/tataletak dan klik sub menu edit html (jangan lupa copy dulu html anda buat jaga2 terhadap hal2 yang tidak diinginkan)

2.Cari kode </style>

3.Copy paste kode HTML di bawah tapat di atas kode </style> :



4. langkah selanjutnya adalah, silahkan copy paste dibawah ini setelah kode <$BlogItemBody$> :



5.Klik tombol yang bertuliskan SAVE SETTINGS/simpan perubahan
6.Langkah selanjutnya adalah klik menu Setting
7.Klik menu Formatting

8.Dibagian bawah menu tersebut ada kotak di samping tulisan Post Template, nah isi kotak kosong tersebut dengan kode di bawah ini :

<div class="fullpost">


</div>

9.kemudian jangan lupa klik tombol Save Settings

10.Cara Posting Artikel:

* Klik menu Posting

* dalam posisi Edit HTML, nah di sana secara otomatis akan tampak kode yang kita simpan tadi, yakni :

<div class="fullpost" >

</div>

simpan artikel teman-teman yang ingin di tampilkan sebelum kode <div class="fullpost" >, kemudian simpan sisa keseluruhan artikel diantara kode <div class="fullpost" > dan kode </div>

11.Selesai sudah……..

Contoh blog aku yang menggunakan template klasik adalah http://khursusbisnisonline.blogspot.com, tapi blog tersebut sudah gak pernah aku update,sekarang aku fokus pada satu blog saja yaitu blog ini.Sekiranya sekian cukup terkait Cara Membuat Read More Template Klasik lanjut lagi di tutorial blog lain postingan.


salam hormat dariku,
widhawati

Lapak Aneka Souvenir Promosi Widhadong

 









Konveksi Kaos Widhadong