13 September 2018

Cara Menggunakan Tools (Plugin) Yoast SEO Untuk Blog Wordpress Bagi Pemula

Cara Menggunakan Tools (Plugin) Yoast SEO Untuk Blog Wordpress Bagi Pemula || Ketak-ketik dari pojokan kali ini ingin cerita tentang blog wordpress. Aku sebenarnya masih belajar pakai blog wordpress self domain. Dulu tahun 2015 udah pernah nyoba tapi gak keurus jadi domain-nya udah gosong karena gak diperpanjang. Lalu April 2018 coba beli domain dan hosting lagi karena saat itu ikut workshop tentang google adsense dimana sebelum workshop dimulai harus mempersiapkan domain platform wordpress. Dan gak taunya itu adalah workshop adsense yang menurutku tipe black embuh gitulah. (*dalam hati sial asem tenan, kemarin bilang cara white gak taunya gini, akhirnya aku merasakan yang namanya newbie kemakan mastah karena bayar jutaan dapatnya ilmu gelap).
Sebelumnya memang aku pernah bikin blog adsense tapi dengan blogspot dan itu pakai cara manual meski cari niche yang sifatnya sesaat dari hal-hal yang sedang ngetren dan memang hasilnya gak segede mastah yang suka pamer screenshot gitu. Sejak ikut workshop black embuh kala itu justru aku makin mantab untuk kembali jualan online aja. Berarti bayar jutaan tapi gak praktek? Ya enggaklah, kalau dari awal tau itu cara jahat ngapain harus dipraktekan, ya kan??? Dari workshop itu ya aku ambil hikmah-hikmah yang positif-positif ajalah.

Di bulan Mei 2018 akhirnya aku beli domain dan hosting lagi untuk blog jualan. Aku install wordpress lalu aku isi posting-postingan jualan. Pakai blog wordpress sefl domain ini ada enak gak enaknya sih. Gak enaknya diawal-awal itu aku masih kaku karena sebelumnya terbiasa pakai blogspot. Gak enaknya lagi harus beli hosting, kalau diblogspot kan cuma beli domain doang hosting bisa nebeng gratisan gitu kan. Terus kalo blogspot kan mudah diutak-atik karena html-nya bisa dibuka dengan mudah gitu kan, kalau wordpress ini susah diotak-atik untuk orang otodidak yang basic-nya bukan dari IT macam aku ini.

Tapi enaknya tuh banyak tool atau plugin yang tinggal makai. Misal ingin tampilan postingan jadi beberapa halaman ala-ala tribun yang tiga kalimat next page gitu ada plugin-nya tuh. Tapi menurutku tampilan yang dikit-dikit next page itu nyebelin karena harus banyak ngeklik dan nunggu loading ya kan? Mending tampilan postingan yang sekali buka baca kebawah selesai gitu. Nah dari sekian banyak tool yang menarik bagiku adalah Yoast SEO.

Yoast SEO ini bagi pemula sepertiku lumayan buat panduan ketika bikin postingan. Meski dengan Yoast SEO ini bukan jaminan postingan jadi page one tapi ya seenggaknya bisa mengarahkan ketika bikin postingan yang syukur-syukur bisa seo friendly. Dengan Yoast SEO ini bisa dilihat tuh kalau lingkarannya warna hijau berarti bagus, kalau orange biasa aja, kalau merah haduh benerin lagi deh.


Langkah Awal Memakai Yoast SEO


Disini aku cerita yang versi gratis ya, karena aku memang pakainya yang gratisan biar hemat. Untuk langkah awal ya tinggal instal aja plugin Yoast SEO, kalau sudah pasti bakalan terpampang nyata menu-menunya. Ada General, Search Appearance dll-nya itu tapi aku gak begitu ngutak-ngatik itunya karena aku langsung fokus aja ke posting dan posting.

Cara Mengaplikasikan Tool Yoast SEO Ketika Posting


Nah setelah Tool atau Plugin Yoast SEO aktif lalu mau bikin postingan baru silakan perhatikan bagian kanan ada ikon Y dengan tulisan Readability dan SEO. Ikon itu bisa nyala jadi hijau ketika postingan dianggap bagus oleh si Y.


  • Ikon Y ReadAbility

Read ability itu maksudnya adalah tampilan postingan ketika dibaca, agar hijau silakan gunakan pilihan-pilihan tampilan menu yang ada diwordpress (sebelahnya ikon B alias blod silakan diklik). Penggunaanya disesuaikan aja dengan postingan ya.



  • Ikon Y SEO

Ikon Y SEO ini akan nyala jadi hijau ketika fokus keyword-nya diisi. Ngisinya dimana? Dibawah postingan. Lihat contoh gambar dibawah ini:


Untuk versi gratisan hanya bisa ngisi satu keyword saja kalau premium bisa lima tuh. Disitu juga ada menu edit snippet ya kan? Itu juga bisa di isi, caranya klik aja lalu isi sesuai postingan. Misalnya gini:


Slug itu biasanya kalau bikin postingan lalu kolom judul diatas sudah diisi maka otomatis akan muncul sesuai judul yang diketik. Kalau judul, slug atau deskribsi dinilai bagus maka akan nyala hijau dibawah judul dan deskribsi seperti ini misalnya:


Dan dibawahnya itu ada analisis hal-hal apa yang perlu diperbaiki misal slug terlalu panjang, atau ada kalimat yang terlalu panjang, gak ada outbound link dll. Misalnya seperti ini:


Nah kalau semua sudah beres dan gak ada yang perlu diperbaiki maka akan hijau semua seperti ini misalnya:


Lihat ikon yang disebelah kanan juga pasti sudah pada hijau seperti ini misalnya:


Gampang kan? Gampang lah ya. Tapi misalnya merasa pusing dan males ribet ya udah posting ya posting aja. Karena menurutku ngeblog itu juga tergantung tujuannya apa gitu kan? Kalau aku kan pakai ini karena memang tujuannya untuk blog jualan, dimana blog jualan kalau gak belajar SEO mana laku.

Kalau misal ngeblognya sekedar buat haha-hihi alias curhat ya gak usah terlalu ngoyo gak masalah, karena ngeblog tujuan curhat itu yang penting kita yang nulisnya jadi floooonggg gitu kan, pikiran jadi fresss. Ya syukur-syukur apa yang ditulis ada yang baca dan bermanfaat bagi orang lain. Aku sendiri juga gitu, ada saatnya dimana aku nulis hanya asal nulis gak mikiran SEO dan tetek bengeknya, pokoknya yang penting aku nulis dan hasilnya mau nyantol dihalaman berapa terserah google aja.

Dan pakai yoast SEO ini juga bukan jaminan postingan kita serta merta langsung page one gitu ya, karena banyak faktor yang mempengaruhi termasuk faktor pesaing yang punya keyword yang sama, faktor backlink dan lain sebagainya. Selain Yoast SEO aku juga pasang plugin AMP yang konon bisa bikin postingan makin seo friendly, bisa disimak dipostingan Cara Mudah Mengaktifkan AMP Pada Wordpress Gratisan dan Wordpress Self Hosting.

Setelah beberapa bulan pakai wordpress aku bisa tau ternyata wordpress dan blogspot justru lebih seo friendly yang wordpress. Karena beberapa bulan sebelum aku pakai wordpress aku udah beli domain untuk jualan tapi di platform blogspot. Dan hasilnya yang blog wordpress justru udah ada beberapa keyword yang page one sementara yang pakai blogspot entah nyantol dihalaman berapa padahal usia domainnya lebih tua. Dan mungkin itulah mengapa para mastah itu lebih suka pakai wordpress.

Oke deh, itu aja ya ketak-ketik dari pojokan edisi kali ini. Kalau gak diakhiri entar bisa ngetik ini itu cerita kemana-mana dan yang baca pasti capek (*alasan padahal ini yang ngetik yang capek… hahaha).

Terimakasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat, maaf-maaf kalau ada yang salah karena aku sendiri masih belajar. Sampai jumpa diketak-ketik tutorial wordpress yang lainnya.


salam ketak-ketik,
dr pojokan

Related Posts

Cara Menggunakan Tools (Plugin) Yoast SEO Untuk Blog Wordpress Bagi Pemula
4/ 5
Oleh

1 komentar:

Anonymous
September 13, 2018 at 9:23 PM delete

Just a smiling visitant here to share the love (:, btw outstanding design and style.

Reply
avatar

Silakan Berkomentar di Blognya Mbak Widha (BMW), Agar komentarnya rapi mohon komentar menggunakan NAMA anda, hindari pemakaian nama yang aneh-aneh biar gak masuk Spam!