9/06/2016

Menulislah Maka Kamu Akan Menemukan Dan Ditemukan

Bicara atau untuk banyak bicara itu bukanlah hal mudah bagi setiap orang, aku sendiri dalam kehidupan nyata cinderung tidak banyak bicara. Aku memang biasanya lebih suka diam dan mengamati, yah intinya aku cinderung berkepribadian introvert. Meski tidak banyak bicara tapi aku banyak menulis di blog, jadi bisa dibilang ramainya hanya dalam bentuk tulisan aja.

Memang kadang masalahnya adalah ketika bertemu orang yang mengenal lebih dulu dari blog baru kemudian bertemu. Lalu dibilang “kok pendiam? aku kira orangnya ramai” dan semacamnya yang intinya dalam kehidupan nyata tak seperti yang tergambarkan dari gaya diblognya gitu. Seolah pada ketipu gitu loh.

Jika ada orang yang merasa tertipu seseorang yang didunia maya (dalam bentuk tulisan ramai) dan didunia nyata lebih diam, itu berarti orang itu belum paham soal kepribadian introvert. Seseorang dengan kepribadian introvert memang biasanya ramai dalam bentuk tulisan, karena memang ahlinya mengekpresikan sesuatu dalam bentuk tulisan.

Aku memang punya beberapa blog, misal blog ketak-ketik yang di blogdetik itu biasa untuk nulis opini terkait hal-hal yang sedang heboh atau apapun yang intinya sih ini blog gado-gado. Aku juga punya blog yang khusus menuliskan hal-hal terkait introvert berdasarkan apa yang aku rasakan. Dari blog dengan tema introvert itu rupanya ada juga orang-orang kesasar dan membaca bahkan meninggalkan komentar yang akhirnya mengakui bahwa dirinya sebenarnya juga introvert.



Sederhananya sih kalau menurutku dengan menulis itu maka kita bisa menemukan manfaat terutama kepuasan diri, dengan menulis kadang bisa merasa plongggg. Terutama jika tulisan itu adalah sesuatu yang kita suka. Dan dengan menulis kita bisa ditemukan oleh orang-orang yang mungkin serupa dengan kita. Misal aku introvert dan curhat seputar introvert, akhirnya ditemukan oleh orang-orang yang ternyata punya pengalaman yang serupa. Karakter intovert sendiri sebenarnya adalah kelompok minor, aku dilingkungan terdekat pasti terlihat aneh karena terlihat beda dari orang pada umumnya tapi diluaran sana jelas ada introvert-introvert yang lainnya entah dikota mana gitu.



Atau misal kamu suka menulis tentang otomotif, kamu pasti menemukan kepuasan tersendiri ketika bisa menulis atau berbagi soal otomotif dan dari tulisan itu bisa jadi berdatangan orang-orang yang punya hobi yang sama yakni otomotif.

Yah pokoknya ‘bila kau berat mengucap katakan dengan tulisan’ sepenggal kalimat yang aku ingat dari sebuah lagu tapi lupa lagu apa *eaaaa…..

Tapi menulisnya disini dalam hal yang positif loh ya, eh tapi kalau pun menuliskan yang negatif misal yang berbau SARA gitu ya bisa jadi menemukan dan ditemukan, yakni menemukan masalah dan ditemukan polisi atau pihak berwajib untuk diajak berurusan dengan hukum. Intinya nulis yang positif bisa menemukan dan ditemukan oleh yang berbau-bau positif begitu pula sebaliknya.


salam hormat,
dr pojokan

8/26/2016

Belajar Dari Ide Bisnis Kopi Jessica: Jualan Itu Bukan Hanya Soal Asal Laku!

Belajar Dari Ide Bisnis Kopi Jessica: Jualan Itu Bukan Hanya Soal Asal Laku! || Beberapa waktu yang lalu sangat heboh dengan produk makanan ringan “Bikini” yang kemasannya mengundang kontroversi karena mengandung unsur yang tak pantas (POR**). Masih ingat kan, kemasan snack Bikini itu adalah tubuh seksi wanita yang memakai pakaian bikini dengan tagline ‘remas aku’. Al hasil produk itu ditarik dari peredaran, selain kemasannya yang kontroversi produk snack bikini itu juga belum punya izin produksi dan belum bersertifikat halal karena logo halal dalam kemasan itu hanya nyomot alias palsu.

Nah kini ada lagi produk yang bikin heboh karena kemasan dan namanya, yakni kopi Jessica dengan foto wajah Jessica Kumala Wongso. Bagi yang biasa nyimak berita tentu tau siapa itu Jessica KW, iya kan? dia adalah tersangka pembunuhan Mirna dengan tuduhan meracuni dengan sianida dalam kopi.

Dan rupanya ketenaran Jessica dimanfaatkan oleh Haris menjadi sebuah merek kopi bahkan dalam kemasannya nampak jelas foto Jessica KW. Apa alasan Haris bikin kopi sedemikian rupa? berikut alasan Haris dikutip dari detikcom:

“Saya beri merek Kopi Jessica karena terinspirasi kasusnya Jessica yang unik,” kata Haris

“Kalau saya netral, tidak memihak Jessica atau Mirna. Hanya kasusnya ini unik saja. Saya jadi punya ide untuk berjualan kopi Jessica,” tuturnya.

“Siapa tahu laku keras di sini. Ternyata penjualan di Surabaya tidak sesuai harapan. Saya berulangkali menawarkan, tidak ada yang beli,” katanya.

“Saya sempat berfikir untuk menghentikan jualan Kopi Jessica, karena tidak laku di sini (Surabaya),” jelasnya.

Meski di Surabaya tidak laku tapi ternyata setelah diposting di facebook banyak yang beli, pembelinya dari daerah Jakarta, Solo, Yogyakarta bahkan Kalimantan.

“Di Surabaya nggak laku, nggak booming. Tapi sekarang pesan melalui online, sms kebanyakan dari Solo, Bandung, Yogyakarta, Jakarta sampai Kalimantan” terangnya.

Ehmmm…. seperti itu? Dengan alasan seperti itu maka menurut versi ketak-ketik bisa dipastikan pak Haris ini bikin produk ‘asal laku aja’ tanpa memikirkan apa yang dilakukan itu melanggar hukum atau tidak.

Secara logika sih, itu kan pakai nama Jessica dan fotonya jelas foto Jessica yang Kumala Wongso yang sedang kena kasus itu. Apa pak Haris sudah izin ke yang bersangkutan? pastinya belum kan ya. Jadi itu si Jessica KW bisa dong nuntut. Tapi ya gak tau juga dhing, siapa tau Jesicca KW baik hati dan iklas jadi gak nuntut apa-apa.

Tapi kalau secara etika sih kok rasanya gimana gitu sih, seolah memanfaatkan ketenaran atau mungkin penderitaan orang lain. Tau sendiri sekarang itu kasus ribetnya kayak apa, tapi justru dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi.

Pelajarannya adalah “Bisnis Itu Gak Hanya Asal Laku”! Harus memperhatikan etika, norma dan hukum yang berlaku.

salam hormat,
dr pojokan

8/07/2016

Heboh Snack Bikini, Ide Bisnis Memang Harus Kreatif Tapi Tetep Harus Taat Aturan!

Heboh Snack Bikini, Ide Bisnis Memang Harus Kreatif Tapi Tetep Harus Taat Aturan! Bihun Kekinian alias Bikini adalah makanan ringan yang menarik perhatian karena kemasannya yang dinilai vulgar yakni menggambarkan body wanita yang berbalut bikini. Bahkan ada tangline-nya 'Remas Aku'. Dan setelah digrebek ternyata usaha bisnis itu adalah milik mbak-mbak mahasiswi yang berusia 19th berinisial TW.



Rupanya TW memproduksi snack bikini itu sudah sejak maret 2016 dan sudah menjual ribuan bungkus. Cara menjualnya pun sudah kekinian yakni via online. Dan tahu gak sih, ternyata meski dalam bungkusnya ada tulisan halal tapi ternyata itu bukan asli dari MUI alias hanya nyomot karena produksi snak bikini yang dibuat TW itu pun belum mengantongi izin produksi jadi ilegal. TW mengaku bersalah, TW juga mengaku tidak tau caranya mengurus izin produksi dll-nya.

Dikutip dari detikcom mengenai snack bikini yang bikin heboh itu Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam menilai snack tersebut jelas mengandung konten pornografi dan tidak baik apabila peredarannya dibiarkan. Niam juga mengingatkan bahwa kreativitas dalam dunia usaha harus melihat batas-batas yang ada.

"Kreativitas orang baik itu untuk kepentingan usaha maupun kepentingan ekonomi itu tidak menjadi pemboleh untuk melanggar hukum. Kreativitas harus tetap di dalam koridor norma-norma susila, hukum, dan juga agama," kata Niam saat berbincang dengan detikcom, Minggu (7/8/2016).

"Karenanya ini menjadi pembelajaran yang serius, bagi seluruh pelaku industri kreatif untuk melaksanakan ide-ide kreatifnya tetap di dalam koridor norma susila dan norma hukum, serta prinsip perlindungan anak," ujar Niam menambahkan.

Yah gitu deh, kreatif itu bukan berarti bebas sebebas-bebasnya tanpa memperhatikan norma susila maupun norma hukum. Snack bikini memang jelas kemasannya vulgar, belum mengantongi izin produksi, label halal-nya pun hanya nyomot alias belum izin juga dari MUI. Asal kreatif saja enggak cukup! kreatif itu harus tetep taat aturan, kalau produk makanan jelas harus mengantongi izin produksi dan status halal dari MUI.

Mungkin banyak komentar miring, masalah kasus snack bikini ini dibesar-besarkan padahal banyak snack lain yang abal-abal. Yah, satu yang pasti karena snack bikini ini menarik perhatian, mudah ditelusuri karena bisa diakses online sementara snack abal-abal lain itu offline udah gitu kemasannya gak vulgar jadi gak mencolok perhatian orang. Entahlah, seolah BPOM atau semacamnya itu hanya mengurus yang booming-booming aja, sementara jajanan abal-abal yang jumlahnya sangat buanyak dipasaran seolah tak terjangkau.

salam hormat,
dr pojokan

7/31/2016

Tip Belanja Online Murah: Agar Gak Dapat Barang Super Mahal!


Tip Belanja Online Murah: Agar Gak Dapat Barang Super Mahal! || Ceritanya bekalangan ini aku sering melihat orang-orang promo di facebook pernah hampir beli karena terpikat dengan bahasa promosinya yang memikat gitu tapi gak jadi beli. Dan ternyata ada pula produk yang aku beli di mataharimall tapi harganya lebih murah.

Aku nulis ini bukan dalam rangka diendorse atau apalah gitu ya, aku nulis ini gak disuruh sama mataharimall.com. Ini tuh sekedar cerita doang yang arahnya ingin sedikit memberikan jurus biar yang suka belanja online itu gak dapat barang yang harganya super mahal padahal aslinya barang itu bisa aja didapat dengan harga lebih murah.

Salah satu contohnya adalah di facebook ada yang jualan sebuah mainan anak, harga ada yang 145rb dan penjual lainnya harganya 185rb. Itu belum lagi kalo ditambah ongkos kirim. Padahal aku beli produk mainan itu di mataharimall.com harga 60rb dengan ongkos kirim gratis, sama persis produknya loh ya! Dan temanku yang tinggal di daerah Demak Jateng juga punya toko mainan offline jual produk itu tuh juga 60rb. Jadi aku simpulkan harga normal memang 60rb. Terus yang 145rb bahkan 185rb itu? Yah itu nyari untungnya luar biasa sih. (Maaf gak usah aku sebutin itu mainan apa, siapa yang jualan itu atau detail lainnya)

Jadi buat facebooker yang sering lihat promosi-promosi jualan yang fantastis di facebook sebaiknya cari referensi dulu, karena barang kali ditempat lain harga produk itu sebenarnya jauh lebih murah. Tempat lain itu bisa cari toko online lain, gak harus mataharimall juga gitu loh, atau kalo enggak ya coba lihat-lihat toko offline sekitar gitu loh.

Penjual di facebook biasanya pakai fb ads yang bisa bikin postingannya viral, jadi mungkin aja itu salah satu alasan menjual dengan harga mahal karena kepotong buat biaya ngiklan gitu, tapi ya gak tau juga dhing.

Oke sementara gini aja, nanti cerita-cerita seputar belanja online sambung lagi lain postingan. Jadi intinya ya gitu, jangan keburu beli sesuatu yang terlihat fantastis di facebook coba cari-cari atau lihat-lihat ditempat lain dulu karena ya itu tadi harga bisa jadi lebih murah!!!! Selain itu wajib cari yang ongkos kirimnya gratis!!!! ya pokoknya cari promosi yang terpercaya Gitu loh makkkkk......

*NB: Sayang sekali belanja online di mataharimall kini gak segratis dulu!




salam hormat,
dr pojokan

Lapak Aneka Souvenir Promosi Widhadong

 









Konveksi Kaos Widhadong