7/18/2018

Cerita Diusir Bule Di Taman Sari Jogja: Bule Itu Jahat, Apa Dosaku? (Lebay… hahaha)

((((Cerita Diusir Bule Di Taman Sari Jogja: Bule Itu Jahat, Apa Dosaku? (Lebay… hahaha) )))))| Ketak-ketik cerita piknik dikit ah. Sebenarnya ini terlalu ambigu kalau disebut piknik karena aku hanya mampir bentar doang di Taman Sari. Aku dulu pernah ke taman sari tahun 2010 bersama teman-teman yang kala itu sedang main ke Jogja. Aku sebenarnya sering lewat jln Taman Sari saat sepedaan tapi gak pernah mampir. Tapi tiba-tiba kemarin 17 Juli 2018 mampir gitu aja.



Ketika masuk lihat kolam sekilas biasa aja dan masih sama seperti yang dulu. Tapi ternyata tidak, saya kira sudah nampak berbeda. Sekarang lebih seger aja lihat kolamnya. Dan dulu seingatku yang sebelah selatan kolamnya belum dibuka.

Nah ceritanya aku kan cuman sendirian tuh ke situ, dari awal beli tiket ngantri dibelakang rombongan bule. Waktu masuk menuju kolam renang itu juga nunggu dibelakang bule-bule itu karena mereka sedang foto-foto jadi aku gak enak kalau nyelonong gitu aja ya kan.

Setelah mereka selesai foto-foto aku masuk dan melihat air dengan suara krucuk-krucuknya. Karena dikolam didepan itu ramai aku lama-lama gak nyaman. Lalu aku jalan ke selatan dan gak taunya ketemu lagi rombongan bule itu sedang foto-foto disebuah ruangan.

Aku menghindar dari mereka lalu masuk ke kolam sebelah selatan yang dulu belum pernah aku lihat. Dikolam itu sepi jadi aku sempat merekam krucuk-krucuk suara air disebelah pojok. Lalu aku pindah ke pancuran yang dibagian tengah, tapi baru mau buka hp tiba-tiba ada suara orang teriak


(((((((( “excus me…” ))))))))))

Aku reflek lihat ke seberang kolam, terpampang nyata si bule dengan tangannya ngasih kode aku disuruh minggir!

Lalu reflek minggir gitu aja. Dalam hati “duh asem tenan diusir”.

Aku tahu sih si bule itu ingin ambil foto tapi aku mengganggu pandangannya. Tapi sebenarnya aku hanya butuh waktu beberapa detik untuk merekam video suara air. Habis itu aku pasti minggir.

Tapi ya sudahlah saya gak papa kok disuruh minggir, kalau dijudul postingan ini aku bilang bule itu jahat ya karena sengaja biar lebay gitu. :D

Ya enggak enaknya piknik ditempat ramai tuh gitu, enggak bisa menikmati dengan bebas karena terbentur dengan keasyikan orang lain terutama yang ingin foto-foto. Jadi memang harus peka dan mengalah itu lebih baik.

Kalau aku sendiri memang gak suka foto yang selfie-selfie gitu, jadi kalau ke suatu tempat gak ada penampakan fotoku. Padahal jaman IG seperti sekarang kan seru tuh kalau selfie-selfie ditempat yang instagramable.

Dan lepas dari kisah diusir bule itu, ternyata daleman kampung taman sari itu udah beda juga ya, sekarang lebih asri dengan banyak tanaman hias. Dan dulu itu pintu masuk dan keluar masih searah tapi sekarang sudah beda.

Jadi kalau misal dari kolam masuk ke arah perkampungan lalu balik lagi mau masuk ke kolam pasti disetop oleh penjaga. Tapi aku kemarin nyoba boleh sih balik masuk lagi ke kolam tapi disuruh nunjukin tiket. Lalu aku tunjukin tiket dan langsung masuk ke kolam lagi karena seneng aja lihat air. Dan baru beberapa saat didekat kolam tiba-tiba jreng-jreng ketemu sama rombongan bule itu lagi itu lagi. Enggak diusir sih tapi aku puter balik dengan sendirinya. Kemudian nongkrong disebuah pos ronda kayak orang ilang. Untung aja itu bule gak lewat pos ronda, takut disuruh minggir lagi gitu.

Terus tamat deh...

Kisah ini gak penting tapi maksain diketik biar aku kelihatan sok piknik… hahaha… (*padahal sih biasa banget…).


salam ketak-ketik,
dr pojokan

7/12/2018

3 Alasan Sederhana Kenapa Kita Perlu Bahkan Harus Menabung!

Udah lama gak update blog dan tau-tau pengin ketak-ketik seputar 3 Alasan Sederhana Kenapa Kita Perlu bahkan Harus Menabung. Postingan ini bukan dalam rangka endorse produk bank atau apa gitu loh ya, karena aku ini bukan buzzer. Dan gak laku juga jadi buzzer karena miskin follower. *eaaa…..



Aku termasuk orang yang suka dengan namanya menabung, bukan karena kerasukan slogan Menabung Pangkal Kaya tapi karena aku pikir memang menabung itu perlu karena manfaat menabung itu luar biasa. 3 Alasan sederhana kenapa nabung itu perlu menurut versi ketak-ketik adalah:

1. Menabung Itu Untuk Jaga-jaga

Roda kehidupan terus berputar dan kita tidak tau apa yang terjadi esok hari jadi salah satu keuntungan menabung itu adalah buat jaga-jaga dikemudian hari. Seperti misalnya aku yang kerjanya begini-begini aja tentu ada resiko yakni ketika suatu saat gak ada penghasilan. Dan ini beneran serius terjadi loh ya, aku kehilangan sumber penghasilan, ibarat orang kerja kantoran “aku dipecat tanpa pesangon”. Dan per postingan ini ke ketik maka sudah setengah tahun lamanya aku tidak gajian. *ngenes ya kan??????

Aku sedang melakukan usaha tapi ya mungkin butuh proses untuk bisa menghasilkan. Entah nanti berhasil atau tidak yang penting berusaha gitu aja.

Lalu untuk kebutuhan ini itu dari mana? Ya untungnya aku sebelumnya nabung, dengan kata lain pendapatan yang sebelumnya enggak aku hambur-hamburkan saat itu. Jadi ya lumayan bisa jadi penopang disaat gak ada pemasukan.

Lebih dari itu kalau kita menabung tuh bisa buat jaga-jaga keperluan lain misal suatu saat pengin piknik, pengin investasi tapi bukan yang bodong-bodong gitu loh ya, dan keinginan-keinginan lain yang asyik-asyik.

2. Menabung Itu Membawa Ketenangan

Mafaat menabung salah satunya adalah membawa ketenangan. Kalau punya tabungan itu sudah pasti hawanya tenang. Sehingga misal sewaktu-waktu gak ada pemasukan atau ada kebutuhan mendadak pun akhirnya gak panik gitu loh. Coba kalau gak punya tabungan pasti hawanya was-was, dan kalau ada kebutuhan mendadak pasti panik bukan main.

Ya ibaratnya sedekah yang bisa membawa ketenangan dunia akirat, nabung juga membawa ketenangan tapi versi dunia doang gak sampai akirat.

3. Menabung Itu Bisa Bikin Terhindar Dari Utang

Dan keuntungan menabung yang lainnya adalah bisa bikin kita terhindar dari utang. Ya coba bayangin kita biasa ngabisin duit tanpa punya tabungan sepeserpun, lalu suatu ketika tiba-tiba ada kebutuhan mendesak gimana? Jalan pintasnya adalah ngutang ya kan?

Tapi kalau kita punya tabungan seenggaknya menghindarkan diri kita dari yang namanya utang. Ya sih utang itu tidak dilarang, tapi yang namanya orang hidup itu jauh lebih tenang kalau gak punya utang. Bener gak?

Aku sangat enggan sama yang namanya utang, sebisa mungkin hidup ini jauhi utang apalagi kalau hanya untuk memenuhi hal-hal yang kurang penting semacam gengsi. Selain enggan utang aku juga enggan kalau diutangi, apalagi kalau orang yang diutangi tipe pelupa atau suka pura-pura lupa. Kita nagih-nagih gak dibayar, eh dia malah posting foto liburan. *syakietttt kan…..

Ya gitu doang sih ketak-ketik kali ini, namanya juga 3 alasan sederhana jadi gak usah panjang-panjang. Intinya nabung itu bisa buat jaga-jaga, membawa ketenangan dan bikin terhindar dari utang. Hidup sederhana gak neko-neko gak masalah, asal punya tabungan (meski gak banyak gak apa-apa) dan yang penting gak punya utang.

Kalau aku sih orangnya cuek, orang mau bilang apa ya biarin, dikatain kerja dari dulu gak punya apa-apa ya terserah. Yang penting aku gak bikin rusuh atau bikin masalah, kalau mereka suka ngomongin ini itu ya berarti itu yang bermasalah itu mereka yakni suka ngomongin orang. Udah gitu aja.


salam ketak-ketik,
dr pojokan

6/13/2018

Bukit Patrum Wisata Klaten Dekat Rowo Jombor Sendang Bulus Jimbung! Asyik Buat Selfie!

Bukit Patrum Wisata Klaten Dekat Rowo Jombor Sendang Bulus Jimbung! Asyik Buat Selfie! || Udah lama pengin ketak-ketik seputar Bukit Patrum tapi baru sempet sekarang. Jadi buat yang sedang lebaran atau liburan pengin menjelajah wisata Klaten maka salah satunya bisa ke Bukit Patrum Krakitan Bayat. Karena wisata Klaten itu bukan hanya umbul ponggok yang super ngehit dengan ciri khasnya bisa selfie didalam air gitu ya kan.

 Bukit Patrum Bayat Klaten

Kalau mau geser ke daerah selatan terutama di kawasan Bayat itu ada wisata ini itu, misal yang baru-baru ada Bukit Cinta dan Watu Sepur. Tapi kali ini yang mau diketak-ketik adalah Bukit Patrum karena untuk Bukit Cinta dan Watu Sepur sudah pernah diketak-ketik disini.

Lokasi Wisata Bukit Patrum

Mungkin ada yang belum pernah kesana dan bertanya-tanya dimana lokasi alamat wisata Bukit Patrum? lokasi Bukit Patrum berada di dukuh Mojopereng, desa Krakitan, Kecamatan Bayat. Bingung nyarinya? tanya mbah google map aja. Intinya kalau mau ke rawa jombor jalur timur pasti nih Bukit Patrum dilewatin.

Sejarah Omah Demit Bukit Patrum

Ciri khas dari Bukit Patrum adalah adanya rumah kecil diatas bukit yang sudah tak berpenghuni. Rumah kecil itu disebut rumah demit, orang bilang rumah itu misterius karena berdiri diatas bukit, orang heran gimana cara bikin rumah itu karena berada dipuncak bukit yang gak ada jalannya gitu. Berikut adalah penampakan Omah Demit Bukit Patrum.
 penampakan omah demit bukit batrum beserta sejarahnya
Ah... tapi cerita mistis itu hanya semacam mitos sih. Karena sesungguhnya yang dimaksud omah demit itu dulunya adalah gudang patrun atau mesiu (semacam bahan peladak). Bukit Patrum itu sendiri dulunya adalah bekas tambang gamping pada jaman Belanda.

Bukit Patrum Sebagai Tempat Wisata Selfie

Kegiatan tambang gamping itu resmi ditutup pemerintah pada tahun 2006. Nah mulai tanggal 28 Oktober 2017 Bukit Patrum atau Omah Demit itu dibuka sebagai tempat wisata yang bisa digunakan untuk wahana Selfie. Dari atas bukit kita bisa lihat kawasan rawa jombor dan sekitarnya, deretan gunung kidul pun terpampang nyata. Bukit Patrum makin dikembangkan jadi tempat wisata dan berikut adalah foto-foto (burem) Bukit Patrum (bisa klik geser kanan, karena ini foto aslinya diposting di IG @widhawatitok):



Yah karena saat itu aku datangnya petang dan nuansa enggak cerah jadi ya gitu deh remang-remang. Kalau mau lihat betapa beningnya Bukit Patrum ya silakan datang sendiri saja.

Wisata Lain Dekat Bukit Patrum

Nah kalau mau sekalian main ke tempat lain maka bisa mampir ke Warung apung Rawa Jombor untuk wisata kuliner atau naik perahu muter-muter rowo jombor. Atau bisa juga ke Sendang Bulus Jimbung. Itu yang terdekat ya, kalau mau agak geser lagi ya bisa ke Bukit Cinta, Watu Sepur dan sekitarnya.

Kalau ada yang pengin tau gambaran diatas Photorium Bukit Patrum bisa dilihat via Video pemandangan di Bukit Patrum bawah ini:



Parkir dan Tiket Masuk

Biaya parkir motor ya seperti biasa aja yakni 2rb, lalu untuk biaya masuk 2rb per orang. Murah banget kan? Jelas murah meriah, mau selfie sampek capek juga boleh.

Terus? udah gitu aja! Itulah sedikit tentang wisata Bukit Patrum Bayat Klaten. Silakan buat yang belum pernah wisata ke Klaten bisa dicoba ke Bukit Patrum.

Salam Ketak-ketik,
dr pojokan


5/15/2018

Pendiam, Tertutup, Jarang Gaul? Itu Ciri Introvert Dan Bukan Berarti Teroris Juga Kali...

Pagi-pagi online dan 'mak jegagik' lihat tulisan yang intinya adalah ciri-ciri orang yang gabung dengan teroris! Aku kaget seolah-olah sedang membacakan ciri-ciri diriku sendiri, sembari ngelus dengkul (karena ngelus dada sudah terlalu biasa) aku mikir kalau orang ndeso baca ini jangan-jangan aku segera diciduk?



Emang seperti apa ciri-ciri orang yang gabung teroris itu? dalam tulisan itu disampaikan 4 point yakni:

1. Tertutup

Disebutkan bla-bla-bla.... bahwa intinya teroris itu biasanya jarang berbaur dengan warga sekitar dan lebih menutup diri didepan umum. Padahal tau gak sih? diantara banyaknya orang ekstrovert itu ada sedikit kaum introvert yang memang cinderung tertutup dan kurang tampil didepan umum apalagi ditempat keramaian. Tau gak kenapa? susah dijelaskan tapi yang pasti rasanya gak nyaman, lelah gimana gitu karena memang energi bisa terkuras kalau dikeramaian.

2. Kerjaannya Gak Jelas

Dijelaskan ini itu.... bahwa intinya teroris itu uangnya selalu ada padahal kerjaannya gak jelas bahkan cinderung seperti pengangguran. Padahal tau gak sih? diantara banyaknya orang yang jadi dokter, PNS, pegawai kantoran dan lainnya itu ada orang yang entah ekstrovert ataupun introvert tapi kerjanya IM seperti jualan online, web desain, adsense dan lain sebagainya dimana itu semua dilakukan secara online. Misal jualan online, kalau orang benar-benar gak ngerti pasti nyangkal masak jualan gak ada barangnya? padahal kan jaman now bisa dropship ya kan? tapi kalau orang desa atau orang awam pasti masih kurang paham dengan pekerjaan seperti itu, karena pada umumnya orang terlihat mentereng itu kalau kerja kantoran. Misal kerja di bank (walaupun itu bank plecit), tiap hari keliling nagihin utang yang ditagih sembunyi (sering banget lihat yang kayak gini), tapi tetep aja kalau di desa itu tuh keren karena statusnya adalah kerja di bank. Kerjaan online itu sebenarnya kerjaan yang jelas hanya saja susah jelasinnya ke orang yang gak paham. Nah, kerjaan online yang gak jelas itu adalah orang yang online tapi kerjaannya nyebar konten negatif, bilang pengalihan isu kek, rekayasa kek, dikit-dikit bilang kaper dan sekitarnya.

3. Tinggal Sendirian

Dinyatakan %&#*(#&%.... bahwa intinya teroris itu suka tinggal sendiran entah dirumah pribadi atau ditempat yang disewa, punya keluarga seperti gak punya keluarga, pokoknya lebih suka menyendiri. Nah kembali lagi ke sosok introvert dimana ia memang lebih berenergi ketika sendiran, ya itu tadi orang introvert itu kurang suka keramaian jadi ia lebih kreatif dan produktif atau apalah gitu ketika hening sendiri.

4. Suka Melakukan Aktivitas Mencurigakan

Dikatakan wawawewe .... bahwa intinya warga harus peka kalau ada yang jarang bersosialisasi dan beraktivitas dimalam hari karena itu layaknya teroris yang merakit bom dimalam hari. Dan tau gak sih? padahal sebagian orang IM yang konon kerjaanya gak jelas itu suka bekerja malam hari, karena malam hari itu lebih fokus. Dengan kata lain banyak yang suka begadang karena memang ada perlunya entah itu nyepam atau lainnya. Dan kalau ngomongin karakter introvert, pasti ada aja yang memandang bahwa kelakuan introvert itu aneh karena tidak seperti orang pada umumnya.

Yah gitu deh, kalau orang yang paham pasti bisa menerima bahwa belum tentu orang tertutup dan pendiam itu adalah anggota teroris ya kan? tapi masalahnya jika tulisan itu dibaca orang awam bisa-bisa kalau ada orang yang begitu ramai-ramai digrebek padahal bisa jadi orang itu adalah orang yang dasarnya berkarakter introvert yang tertutup dan pendiam. Lebih-lebih lagi kalau orang introvert itu akhirnya disudutkan atau dibully atau dipandang ini itu padahal aslinya orang introvert itu tetaplah manusia biasa bedanya hanyalah ada yang pendiam, tertutup atau semacamnya karena pada dasarnya introvert itu sendiri tipe-nya beda-beda. Dan kebetulan aku adalah introvert yang kelakuannya seolah serupa dengan tulisan ciri-ciri anggota teroris itu.

Buat para introvert yang mungkin terkena imbas tulisan ciri-ciri teroris itu harap tabah ya, karena meski cirinya hampir serupa tapi kita adalah orang baik-baik! Berkaitan dengan teroris tentu saja masyarakat tetap perlu waspada, kalau memang ada yang gak beres ya jangan diabaikan. *kalau aku orangnya beres kok, tenang aja.... *hehehe

Salam ketak-ketik,
dari pojokan


Lapak Aneka Souvenir Promosi Widhadong

 









Konveksi Kaos Widhadong